Syahrini - Reino Barack Terlihat Kaku, Jeng Nimas: Tekanan Batin

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini menggandeng lengan suaminya, Reino Barack dalam konferensi di Jakarta, Ahad, 10 Maret 2019.  Di hadapan awak media, pengantin baru itu menceritakan tentang pernikahan mereka, yang selama ini tidak dipublikasikan. Tabloidbintang.com/Altov

    Syahrini menggandeng lengan suaminya, Reino Barack dalam konferensi di Jakarta, Ahad, 10 Maret 2019. Di hadapan awak media, pengantin baru itu menceritakan tentang pernikahan mereka, yang selama ini tidak dipublikasikan. Tabloidbintang.com/Altov

    TEMPO.CO, Jakarta - Video kemunculan Syahrini dan Reino Barack di hadapan wartawan menuai komentar beragam warganet. Mereka kebanyakan menyorot gestur Reino yang terlihat kaku.

    “Reino, kok kayak enggak nyaman, ya. Kenapa, ya?” seorang warganet mengomentari video jumpa pers Syahrini-Reino yang diunggah akun Instagram @viralsekali.

    “Ekspresi si laki-laki, kok enggak lepas, ya,” nilai warganet lain. 

    Reino, juga Syahrini, menampakkan gestur kaku, menurut peneropongan paranormal Jeng Nimas berdasarkan kartu tarot, lantaran diliputi rasa bersalah. Mereka sadar banyak orang meghujat mereka.

    “Ada tekanan batin, ada rasa bersalah sehingga terpancar dari mimik. Kalau enggak merasa bersalah, kalau merasa benar, dihujat bagaimana pun, harga diri akan tetap ada,” kata Jeng Nimas dalam video di kanal YouTube miliknya, yang diunggah juga pada 10 Maret.

    Baca: Syahrini: Kalau Jodohnya Sudah Datang, Tidak Bisa Menolak

    Syahrini dan Reino Barack menikah di Masjid Camii, Tokyo, Jepang, pada 27 Februari 2019. Mereka menggelar pernikahan secara tertutup dengan hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.