Film Keluarga Cemara Kantongi 10 Kategori Piala Maya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemeran film Keluarga Cemara saat memberikan penjelasan kepada wartawan terkait pemutaran perdananya di Jakarta, Kamis 20 Desember 2018. Film yang disutradarai Yandy Laurens ini akan tayang serentak pada 3 Januari 2019 mendatang. TEMPO/Nurdiansah

    Sejumlah pemeran film Keluarga Cemara saat memberikan penjelasan kepada wartawan terkait pemutaran perdananya di Jakarta, Kamis 20 Desember 2018. Film yang disutradarai Yandy Laurens ini akan tayang serentak pada 3 Januari 2019 mendatang. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Keluarga Cemara mendapatkan 11 nominasi Piala Maya untuk 10 kategori. Pemeran Euis (Zara JKT 48) dan Ara (Widuri Puteri) sama-sama bersaing dalam kategori aktor/aktris remaja cilik terpilih.

    Nominasi lain yang diperoleh Keluarga Cemara adalah Film cerita panjang/film bioskop terpilih, penyutradaraan terpilih oleh Yandy Laurens, aktor utama terpilih oleh Ringgo Agus Rahman, aktris utama terpilih oleh Nirina Zubir, aktris pendukung terpilih oleh Asri Welas.

    Selain itu, Keluarga Cemara juga turut mengantongi kategori skenario adaptasi oleh Gina S. Noer dan Yandy Laurens, tata musik terpilih oleh Ifa Fachir, penyunting gambar terpilih oleh Hendra Adhi Susanto dan lagu utama terpilih dengan Harta Berharga oleh Bunga Citra Lestari ciptaan Arswendo Atmowiloto dan Harry Tjahjono.

    Piala Maya adalah ajang apresiasi dari dunia maya untuk film Indonesia. Pengumumannya akan dilaksanakan pada 19 Januari 2019 nanti. Film Keluarga Cemara masih mengusung nilai-nilai luhur dalam keluarga modern sehingga relevan dengan situasi masa kini. Arswendo Atmowiloto pertama kali menulis Keluarga Cemara untuk majalah Hai pada 44 tahun lalu. Kisah menyentuh hati mengenai keluarga yang terdiri dari Abah, Emak, Euis, Ara dan Agil itu beberapa kali berevolusi.

    Keluarga Cemara bermula dari cerita yang dimuat di majalah kemudian dibukukan dalam bentuk novel, lalu diadaptasi menjadi serial televisi 90-an dan akhirnya menjadi versi layar lebar yang tayang awal 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.