Kisah Hera Hilmar Bersikukuh Jadi Artis Tanpa Dukungan Orang Tua

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hera Hilmar (Variety)

    Hera Hilmar (Variety)

    TEMPO.CO, JakartaHera Hilmar bukanlah pendatang baru. Meski namanya terdengar asing, Hera sudah mulai berakting sejak umur 7 tahun. Terlahir dari ibu aktris dan ayah sutradara, Hera selalu bermimpi menjadi aktris. Padahal orang tua tidak pernah mengarahkan Hera ke sana.

    "Saya akan menggunakan segala kesempatan untuk tampil dalam pertunjukan atau apa pun itu. Saya rasa karena hal itu terasa normal, saya selalu merasa saya bisa melakukannya. Orang tua saya tidak pernah mendorong saya ke arah sana," kenang aktris kelahiran 27 Desember ini.

    Tanpa dukungan orang tua, Hera bersikukuh menjadi aktris. Hingga pada usia 16 tahun, hati orang tuanya luluh ketika melihat akting Hera di atas panggung.

    "Di situ, saya mendapat peran besar pertama di Islandia dalam film berjudul The Quiet Storm (2007)," imbuh aktris berambut merah ini.

    Beberapa tahun setelah film pertamanya rilis, Hera kebagian peran kecil di serial TV World Without End (2012). Selanjutnya, ia membintangi Anna Karenina (2012) hingga An Ordinary Man (2017).

    Baca: Fakta Menarik Film Mortal Engines, Penjajahan Ala Kota Predator

    "Rasanya seperti mimpi, ketika tiba-tiba saya membuat film dengan orang-orang yang saya lihat di layar bioskop di rumah saya dulu. Tapi di saat yang sama, anehnya tidak terasa terlalu berbeda dari dunia di mana saya berasal," tutur lulusan London Academy of Dramatic Arts ini.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.