Cinta Laut, Nadine Chandrawinata Resah dengan Limbah Plastik

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Nadine Chandrawinata berenang sambil membawa obor Asian Games 2018 di perairan Raja Ampat, Papua Barat, Kamis, 26 Juli 2018. Obor Asian Games 2015 diarak di 54 daerah di Indonesia dengan tujuan promosikan destinasi wisata ke dunia internasional. ANTARA/Hendar

    Artis Nadine Chandrawinata berenang sambil membawa obor Asian Games 2018 di perairan Raja Ampat, Papua Barat, Kamis, 26 Juli 2018. Obor Asian Games 2015 diarak di 54 daerah di Indonesia dengan tujuan promosikan destinasi wisata ke dunia internasional. ANTARA/Hendar

    TEMPO.CO, Nusa Dua -Nadine Chandrawinata menghadiri pertemuan organisasi advokasi internasional konservasi laut Oceana di Bali. Pertemuan Nadine dengan Oceana tersebut digelar menjelang agenda Our Ocean Conference di Nusa Dua, Bali, pada 29-30 Oktober 2018.

    Nadine menyoroti masalah polusi limbah plastik di laut. Ia menjelaskan bahwa polusi laut meracuni biota yang juga menjadi sumber makanan manusia.

    "Hidup kita perlu ramah lingkungan, untuk dampak yang positif," tutur Nadine saat jumpa media di Nusa Dua, Bali, Minggu, 28 Oktober 2018.

    Nadine merupakan selebritas Indonesia yang juga anggota Oceana. Nadine juga menginisiasi gerakan Sea Soldier pada 2015. Gerakan tersebut sebagai bentuk aksi sosial untuk mencintai lingkungan hidup.Nadine Chandrawinata. Foto: Dudut Suhendra Putra

    Menurut Nadine saat ini kreativitas memanfaatkan media sosial perlu untuk menyampaikan gagasan. Atau juga, kata dia, menggunakan pakaian yang membawa pesan tentang mencintai lingkungan.

    "Saya melihat tren selfie bisa mempresentasikan dengan gaya yang baik sesuatu yang nempel di badan," katanya. Cara tersebut, menurut Nadine, bisa membentuk pola untuk bijak menggunakan media sosial.

    Baca: Sibuk, Nadine Chandrawinata - Dimas Anggara Belum Bulan Madu

    Pejabat Eksekutif (CEO) Oceana Andrew Sharpless mengatakan laut adalah sumber makanan seluruh manusia. "Cukup menyelamatkan atau menjaga kebersihan laut, karena isinya untuk dunia," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.