Kematian Haringga Sirila, Armand Maulana Harap Ada Tindakan Tegas

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Armand Maulana berpose di sela-sela syuting video klip single

    Armand Maulana berpose di sela-sela syuting video klip single "Sebelah Mata" di House of Obscura, Jakarta, 21 November 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pendukung kesebelasan Persija Jakarta, Haringga Sirila, tewas setelah dikeroyok oknum suporter Persib Bandung. Peristiwa nahas itu terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Ahad, 23 September 2018.

    Peristiwa tersebut mengundang reaksi keras dari banyak pihak, termasuk Armand Maulana. Armand menilai tewasnya Haringga Sirila sebagai sebuah tragedi.

    "Sedih, kalau buat saya sebuah tragedi yang betul-betul menyedihkan. Buat saya, mau Persib, mau Persija, mau Persebaya, kita itu Indonesia, kita bersaudara," kata Armand Maulana di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta Selatan, Senin, 24 September 2018.

    Pernyataan duka cita Persib atas meninggalnya suporter Persija, Haringga Sirila.

    Terkait dengan tewasnya Haringga Sirila, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung telah menangkap 16 orang. Delapan di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Armand Maulana berharap ada tindakan tegas terhadap para pelaku sehingga peristiwa serupa tak terulang pada kemudian hari.

    "Kalau bisa, sih, dari kejadian ini ada peraturan yang betul-betul keras, bagaimana mengatur supaya tidak ada lagi seperti ini," ujar Armand Maulana.

    Suporter The Jak atau Jakmania, Haringga Sirla, 23 tahun, menjadi korban pengeroyokan di luar Stadion GBLA, Gedebage, Bandung, Minggu, 23 September 2018. Insiden itu terjadi sebelum laga Persib versus Persija digelar dalam lanjutan kompetisi Liga 1.

    Baca: Musisi Tanah Air Ucapkan Belasungkawa untuk Haringga Sirila

    Aksi pengeroyokan terhadap Haringga itu terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar satu menit. Dalam video itu, ratusan orang beratribut biru terlihat berkerumun di sekitar Haringga. Beberapa dari mereka memukul pria malang asal Cengkareng, Jakarta Barat, itu dengan berbagai benda. Namun, selama aksi brutal itu terjadi, tak ada personel polisi yang terekam di lokasi tersebut. Haringga akhirnya tewas akibat pengeroyokan oleh oknum Bobotoh, sebutan untuk pendukung Persib Bandung. 

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?