Sineas Indonesia Raih Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Film Three Days to Forever (Tiga Hari untuk Selamanya) karya Riri Riza dipuji sebagai film terbaik di London Film Festival 2007, yang berlangsung pada 17 Oktober-1 November mendatang. Three Days to Forever, menurut siaran pers dari British Council yang diterima Tempo, satu-satunya film Indonesia di antara 329 judul film yang ditayangkan di festival itu pada tahun ini. Kritikus film Inggris, Tony Rayns, memuji film yang dibintangi Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti itu. Sementara itu, animator muda Wahyu Aditya dinobatkan sebagai International Young Screen Entrepreneur of the Year 2007 Kamis malam lalu atau kemarin pagi waktu Indonesia di Apollo Theatre West End, London.Wahyu menjadi pembuat film pertama di dunia yang meraih gelar itu. Ia berhasil mengungguli pesaingnya tahun ini dari India, Cina, Brasil, Polandia, Slovenia, Lituania, Nigeria, dan Libanon.Dewan juri yang terdiri atas Pauline Burt (Wales Film Agency), Satwant Gill (Kepala Film British Council), dan Duncan Kenworthy (produser film Inggris terlaris) menilai bahwa Wahyu berhasil mengawinkan kreativitas, idealisme, dan bisnis pada usia yang sangat muda.Ia menggondol hadiah sebesar 7.500 pound sterling (sekitar Rp 138 juta). Uang itu akan dipakai untuk membiayai film animasi serta taman bermain yang terinspirasi oleh tokoh-tokoh rekaannya sendiri.Anggota dewan juri, Kenworthy, pun kepincut oleh rencana itu. "Saya tertarik memodali proyek-proyeknya," ujar produser film Four Weddings and a Funeral, Notting Hill, dan Love Actually itu. l MUS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.