Salmafina - Taqy Malik Resmi Bercerai, Sunan Kalijaga Ikut Lega

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salmafina Sunan baru memutuskan berhijab pada Juli 2017 lalu. Perempuan 18 tahun itu berharap dipertemukan dengan laki-laki soleh hingga akhirnya mengenal sosok Taqy Malik. Instagram.com

    Salmafina Sunan baru memutuskan berhijab pada Juli 2017 lalu. Perempuan 18 tahun itu berharap dipertemukan dengan laki-laki soleh hingga akhirnya mengenal sosok Taqy Malik. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salmafina Khairunnisa dan Taqi Malik resmi bercerai. Perceraian tersebut telah diputus di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Rabu, 21 Februari 2018. Salmafina menghadiri langsung putusan cerainya itu bersama kedua orang tuanya, Sunan Kalijaga dan Heidy Sunan.

    Baca: Resmi Bercerai, Salmafina Khairunnisa Ungkap Perasaan Bahagia

    Menurut kuasa hukumnya, Irsan Guafrianto, Salmafina terlihat lega dan senang resmi berpisah dengan Taqy Malik secara agama dan hukum. Begitu juga dengan kedua orangtua. "Iya, senang. Karena kan orang tuanya menyesal menikahkan anaknya," kata Irsan, saat dihubungi Kamis, 22 Februari 2018.Taqy Malik digugat cerai oleh Salmafina setelah menikah selama tiga bulan (Instagram)

    Sunan Kalijaga dan Heidy Sunan, kata Irsan, lebih senang sang anak berpisah, karena tak lagi harus menanggung beban anaknya yang menghadapi permasalahan dalam rumah tangganya. "Artinya dengan adanya putusan kemarin itu langsung tidak ada beban kedua orangtuanya," kata Irsan.

    Lebih lanjut, Irsan Gusfrianto mengatakan setelah resmi cerai, Salmafina Khairunnisa akan memutuskan segala hubungan dengan Taqy Malik. Putri sulung Sunan Kalijaga itu juga tak berniat bertemu kembali atau berkomunikasi dengan mantan suaminya itu.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.