Kata Wulan Guritno Soal Tagar Patah Hati Nasional Jilid 2

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Wulan Guritno berpose saat peluncuran trailer film horor terbarunya berjudul Jailangkung di Jakarta, 30 Mei 2017. Film ini dibintangi Lukman Sardi, Amanda Rawles, Hannah Al Rashid, Jefri Nichol serta Augie Fantinus. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Wulan Guritno berpose saat peluncuran trailer film horor terbarunya berjudul Jailangkung di Jakarta, 30 Mei 2017. Film ini dibintangi Lukman Sardi, Amanda Rawles, Hannah Al Rashid, Jefri Nichol serta Augie Fantinus. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Hamish Daud dan Raisa menikah pada Minggu, 3 September 2017, di Ayana Midplaza Hotel, Jakarta Pusat. Pernikahan Hamish dan Raisa pun menjadi pembicaraan hangat di kalangan netizen. Bahkan, muncul  tagar Hari Patah Hati Nasional Jilid 2 yang merupakan bentuk ekpres netizen yang tak rela Hamish dan Raisa menikah secepat ini.

    Lantas apa tanggapan Wulan Guritno , teman masa kecil Hamish soal tagar Hari Patah Hati Nasional Jilid 2?

    "Ya Raisa kan lagi jadi idola, namanya di dunia hiburan, sekarang lagi musimnya mereka. Raisa jadi idola di dunia tarik suara, Hamish di dunia film. Ya yang patah hati mungkin cewek-cewek ya," ujar Wulan usai menghadiri resepsi nikah Raisa dan Hamish.

    Pemain film I Am Hope itu hadir di resepsi sebagai undangan dari pihak Hamish. Rupanya, Wulan sudah lama berteman dengan Hamish.

    "Saya sama Hamish dari kecil main bareng, dari remaja sih lebih tepatnya. Ya reuni kecillah," tutur Wulan.

    Menutup sesi wawancara, Wulan Guritno pun mendoakan Hamish dan Raisa diberi keberkahan dan kebahagiaan dalam hidupnya. "Raisa dan Hamish selamat ya. Hamish sudah official sama the one-nya. Semoga pernikahannya happy terus, amin," pungkas Wulan Guritno.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.