Cerita Chicco Jerikho Soal Munculnya Luna Maya di Filosofi Kopi 2

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luna Maya dalam film FILOSOFI KOPI 2: BEN & JODY. youtube.com

    Luna Maya dalam film FILOSOFI KOPI 2: BEN & JODY. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko akan beredar di bioskop Juli mendatang. Ada tokoh perempuan baru yang akan mendampingi Ben dan Jody yang diperankan Chicco Jerikho dan Rio Dewanto. Mereka adalah Tarra  dan Brie yang akan diperankan Luna Maya dan Nadine Alexandra.

    Baca: Pacaran dengan Reino Barack, Luna Maya Tak Punya Target

    Tarra merupakan seorang pebisnis dan investor muda dalam film ini.  Luna Maya akan memainkan karakter ini, sedangkan Nadine akan memainkan peran seorang barista. Rupanya sejak awal sang sutradara dan para pemain—Chicco Jerikho dan Rio Dewanto sudah langsung cocok menjatuhkan peran.

    “Kami ketemu dia di salah satu festival film internasional  di Tokyo waktu itu, dan kami bilang wah, kayaknya Luna cocok neh,” ujar Chicco kepada Tempo saat berkunjung ke Gedung Tempo baru-baru ini.

    Pilihan jatuh pada Luna karena dalam kenyataan, Luna juga seorang pebisnis dan gemar ngopi. “Jadi kami pikir udah tepat, cocok banget tuh,” ujar pemeran Ben ini. Akhirnya mereka pun memberikan peran itu kepada Luna tanpa banyak pertimbangan lagi.

    Chicco membeberkan film Filosofi Kopi 2 lebih bertemakan upaya untuk memaafkan dan berdamai dengan kenyataan. Sebelumnya, di episode pertama mereka  punya mimpi hingga mendirikan kedai kopi lalu berkeliling nusantara dengan mobil VW Combi-nya. Sayang usaha ini lalu menemui jalan buntu dan keduanya kembali ke Jakarta. Membangun mimpi masing-masing. Mereka bertemu Tarra dan Brie yang akan menentukan nasib dan persahabatan mereka.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.