Dihujat karena Dekat Teuku Rassya, Prilly Latuconsina Bicara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perbandingan wajah Zulleka Septy Ningsih (kiri), dan artis Prilly Latuconsina. Instagram.com

    Perbandingan wajah Zulleka Septy Ningsih (kiri), dan artis Prilly Latuconsina. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Prilly Latuconsina, 19 tahun, kembali di-bully netizen. Kali ini terkait kedekatannya dengan putra artis Tamara Bleszynski, Teuku Rassya.

    Mereka yang mem-bully Prilly menunjukkan ketidaksukaannya jika Prilly dekat dengan Rassya. Bagi mereka, hanya Aliando Syarief yang boleh dekat dengan Prilly.

    Merasa gerah di-bully terus-menerus, pada Ahad 18 September 2016 , Prilly akhirnya angkat bicara. Lewat akun Twitter pribadinya @prillybie, pelakon Gendis dalam film Surat Untukmu ini menegaskan kedekatannya dengan Rassya hanya sebatas teman. Tidak lebih.

    "Saya dan Rassya memang berteman dekat. Akhir-akhir ini kita sering menghabiskan waktu bersama. Dikarenakan Rassya sebentar lagi berangkat kuliah ke UK," tulis penyabet penghargaan Aktris Terpopuler dalam ajang Indonesia Television Awards 2016 itu. 

    Simak:

    Menonton Mario Teguh di TV, Ini yang Dirasakan Kiswinar
    KPK Sebut Kasus Irman Gusman Sangat Tercela, Ini Sebabnya
    Kantongi 3 Suara Parpol, Yusril Pede Aja Maju di Pilkada DKI
    Babak Pertama, Watford Kejutkan Manchester United 1-0

    Prilly mengaku tidak tahu apa alasan mereka merundung dirinya. Ia pun kembali menegaskan statusnya sampai saat ini single, tidak terikat komitmen dengan cowok mana pun.

    "Atas dasar apa kalian men-judge saya kalau saya menyakiti seseorang? Saya tidak menyakiti siapa pun. Tidak pernah ada laki-laki yang menyatakan bahwa saya pacarnya atau kekasihnya. Jadi dimana menyakitinya?" Prilly bertanya.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.