Dua Tahun Jadi Pengacara, Nadia Saphira: Enggak Bisa Bego

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nadia Saphira, mantan pesinetron serial Ada Apa Dengan Cinta (AADC), menjalani karir barunya sebagai pengacara di PN Jakarta Selatan. TEMPO/Larissa Huda

    Nadia Saphira, mantan pesinetron serial Ada Apa Dengan Cinta (AADC), menjalani karir barunya sebagai pengacara di PN Jakarta Selatan. TEMPO/Larissa Huda

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan model dan pemain sinetron Nadia Saphira mengaku sangat menikmati profesi barunya sebagai pengacara.

    "Menjadi pengacara itu sangat menantang, karena saya dituntut untuk terus berpikir, udah enggak ada ruang untuk jadi bego, deh," kata Nadia Saphira saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 22 September 2015.

    Hampir dua tahun Nadia Saphira menjadi pengacara. Gadis 27 tahun ini pun mengaku sudah tak lagi tertarik dengan dunia hiburan. Menurut pemeran Milly dalam serial televisi Ada Apa Dengan Cinta? (AADC?) ini, ada perbedaan antara dunia keartisan dan dunia hukum yang ia geluti.

    "Kalau dunia artis, aku mainin karakter orang, kalau jadi pengacara lebih ke profesional. Beda kalau jadi pengacara, ketemu klien, ketemu orang yang karakternya berbeda. Aku menikmati duniaku sekarang. Lebih challenging," ujarnya.

    Nadia Saphira, yang saat ini sedang menangani sebuah perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, mengaku banyak pengalaman menarik yang dia dapat selama menjadi pengacara. Terutama saat berhadapan dengan pihak lawan di pengadilan.

    "Apalagi saat lawan menghadirkan bukti, saksi, atau ahli. Kalau sedang pembuktian, paling seru tuh nanya ke ahli. Terus harus mempelajari setiap perkara beberapa hari sebelumnya," tuturnya.

    Selama menjalani karier sebagai pengacara, Nadia sudah melewati setidaknya 4-5 perkara, baik itu pidana maupun perkara. "Setiap perkara itu beda-beda jangka waktunya, ada yang 6 bulan, 1,5 tahun, bahkan ada yang cuma 3 bulan," ucap Nadia Saphira.

    Nadia Saphira sebelumnya pernah bergabung dengan kantor hukum pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis. Saat ini ia bergabung dengan kantor pengacara dan penasihat hukum lain. "Sesudah Pak OC terjerat kasus, semua dari kami rata-rata pindah," katanya.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.