Dianggap Multi Talent, Whulandary Herman Coba Banyak Hal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Whulandary Herman. TEMPO/Nurdiansah

    Whulandary Herman. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO , Jakarta:Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman ternyata dianggap multi talent atau memiliki banyak bakat. Wanita kelahiran Padang Panjang, 26 Juni 1989 ini tak hanya berbakat sebagai presenter dan model.

    Whulan yang di dunia modeling pernah meraih gelar Asian Top Model of The Year 2010 ini juga akan mencoba atau menjadi penyanyi.

    "Mama yang suruh tahun depan aku menyanyi, kan aku main film sudah," kata Whulan.

    Wanita berambut panjang dan ikal ini dalam akun Twitter dan Instagramnya @whulandary pada Kamis, 26 Juni 2015 menuliskan.

    ADVERTISEMENT

    "Begitu banyak hal dalam hidup ini yang tetap aku kerjakan dan tidak peduli berapa banyak terobosan, uji coba yang akan ada seperti apa dan akan melewati ini semua. Intinya, agar aku menjadi kuat," tulisnya dengan memposting foto diri dengan rambut terurai dan ekspresi seperti model.

    Sebelumnya, pada Selasa, 23 Juni 2015 Whulan juga menuliskan melalui akun Twitter dan Istagramnya.

    "Kerja keras, tetap positif untuk semua hal dan selalu bangun pagi dan memulainya dengan senyuman akan membuat kita melewati hari dan kehidupan ini dengan tugas terbaik."

    Apa yang ditulis Whulan langsung menuai komentar seperti akun @amar.bin.agus menulis komentar, "Rancak bana, gas taruih uni @whulandary."

    Atau @elviaputri menulis, "Ayo Kak Whulan tetap semangat bisa coba banyak hal,"

    Wanita yang lahir dan dibesarkan di Sumatera Barat dan merupakan anak kedua dari pasangan Rahmat Saleh (alm.) dan Yetti Marsanti ini mengatakan, " Aku masih belum pede untuk menyanyi dan masih belajar. Tapi seperti kata mama kalau nggak dicoba banyak hal nggak akan bisa."

    HADRIANI P. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.