Begini Komentar Anggun Tentang Kisruh IMA 2015  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggun Cipta Sasmi berikan keterangan pers disela sela peluncuran parfum Grace by Anggun di St Louis Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, 26 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Anggun Cipta Sasmi berikan keterangan pers disela sela peluncuran parfum Grace by Anggun di St Louis Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, 26 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesian Movie Awards 2015 kembali melahirkan beberapa pemenang baru. Bukan hanya itu, ajang penghargaan yang ditayangkan RCTI tersebut juga meninggalkan kontroversi atas pemenangnya.

    Bagaimana ceritanya? Angel Pieters menjadi pemenang dari salah satu kategori, yaitu Soundtrack Terfavorit. Anehnya, lagu Angel, yang berjudul Indonesia Negara Kita Bersama, tidak masuk dalam daftar unggulan.

    Dalam kategori Soundtrack Terfavorit ada lima lagu yang masuk sebagai unggulan, yakni Glenn Fredly (Tinggikan), Saint Loco (Di Balik Istana), Pongki Barata (Seluas Itu), Mahadewa (Immortal Love Song), dan Anggun (Fly My Eagle).

    Namun, pada saat acara berlangsung, lagu Indonesia Milik Kita Bersama ciptaan Liliana Tanoesoedibjo keluar sebagai pemenang. Hal itulah yang menuai kontroversi.

    Anggun C. Sasmi, yang lagunya juga menjadi salah satu unggulan Soundtrack Terfavorit, pun angkat bicara. "Bangga #FlyMyEagle masuk nominasi #IMA2015 @OfficialRCTI Bravo untuk artis nominator lain, juga untuk pemenang walau tidak masuk nominasi," begitu Anggun menuliskan di akun Twitter-nya, Rabu, 20 Mei 2015.

    Tak hanya Anggun, Glenn Fredly juga ikut berkomentar.

    "Tolonglah pihak @OfficialRCTI jangan artis penyanyinya yang harus klarifikasi... Tanggung jawab ada pada kalian penyelenggara #IMA2015 !!," demikian cuitan Glenn.

    RINA ATMASARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.