Drupadi Dipentaskan dalam Drama Tari Musikal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sesi gladi kotor drama tari Pulung Gelung Drupadi di komplek Candi Boko di Solo, Jawa Tengah. Foto/Yayasan Suksma Budaya

    Sesi gladi kotor drama tari Pulung Gelung Drupadi di komplek Candi Boko di Solo, Jawa Tengah. Foto/Yayasan Suksma Budaya

    TEMPO.CO, Solo - Cerita tokoh pewayangan Drupadi akan dipentaskan dalam bentuk drama tari musikal di Taman Ismail Marzuki pada 25 dan 26 April mendatang. Hampir semua seniman yang terlibat dalam pertunjukan itu merupakan mahasiswa dan alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

    Pertunjukan yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu dikoreograferi oleh penari Wasi Bantolo. Sedangkan tata musik dalam pertunjukan Pulung Gelung Drupadi itu digarap oleh komposer gamelan Rahayu Supanggah. Mereka melibatkan sekitar 50 seniman, baik penari maupun pemusik. "Hanya sekitar delapan seniman dari luar ISI Solo," kata Wasi Bantolo di sela-sela latihan yang digelar di Teater Kecil ISI Solo, Rabu malam, 2 April 2014.

    Menurut Wasi, garapan tari dalam pertunjukan tersebut memang menggunakan gerak tari Jawa. Hal itu membuat dia banyak mengandalkan penari dari Solo. "Para penari sudah profesional dan sanggup menerjemahkan keinginan koreografer dengan baik," katanya.

    Drama tari musikal tersebut bercerita tentang tradisi menggelung rambut yang kini sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Mereka meramunya dengan tokoh wayang Drupadi dalam cerita Rajasoya.

    Ketika itu gelung rambutnya dilepas dengan paksa oleh Dursasana saat dia dijadikan sebagai taruhan judi. "Drupadi bersumpah akan kembali menggelung rambutnya setelah keramas dengan darah Dursasana," katanya. Fragmen cerita itu sengaja dipilih untuk menunjukkan kekuatan tradisi gelung rambut bagi masyarakat Jawa.

    Tokoh Drupadi akan diperankan oleh penari Nungki Kusumastuti. Pertunjukan tersebut juga akan melibatkan sinden bersuara emas Endah Laras. Produser pementasan dari Suksma Budaya, Sri Astari Rasjid, mengatakan pihanya menyiapkan kursi untuk seribu penonton tiap malamnya. "Kami yakin semua kursi yang tersedia bisa penuh," katanya.

    Pertunjukan tersebut sudah dipersiapkan secara matang sejak setahun lalu. Mereka mulai menyiapkan pertunjukan dengan melakukan sejumlah riset. Salah satunya adalah penelitian di Candi Jago yang memiliki relief penggambaran tokoh Drupadi.



    AHMAD RAFIQ


    Berita Lain:
    Ini Trik Sukses Agnes Monica Tembus Amerika
    J-Law Bujuk Shailene Woodley Main di Divergent
    Pernikahan Gay Legal, Elton John Segera Menikah
    Film ''Noah'' Merajai Bioskop Amerika Utara



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto