Arumi Bachsin Syukuran Jelang Akhir Kehamilan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arumi Bachsin. TEMPO/ Agung Pambudhy

    Arumi Bachsin. TEMPO/ Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki usia delapan bulan kehamilan artis Arumi Bachsin, keluarga mengadakan acara syukuran menjelang Arumi bersalin. Acara syukuran tersebut terselenggara dengan tertutup di rumah Arumi dan Emil serta hanya didatangi oleh keluarga terdekat.

    "Acaranya simpel, acara untuk syukuran menjelang akhir kehamilan Arumi, yang saat ini memasuki usia delapan bulan. Untuk acara tujuh bulanan sendiri sudah kami laksanakan beberapa waktu lalu," ujar Emil Dardak, suami Arumi Bachsin, saat ditemui di rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu, 30 Maret 2014.

    Namun sayangnya, saat Emil memberikan informasi mengenai acara syukuran tersebut, ia tidak didampingi oleh sang istri. "Maaf, Arumi tidak bisa ikut serta memberikan kabar bahagia ini. Ia sedang lelah karena seperti membawa barbel kemana-mana. Tapi saat ini keadaan Arumi sendiri alhamdulillah sehat," ujar Emil. (Baca: Filosofi Jawa Kuno Tujuh Bulanan Arumi Bachsin)

    Emil juga mengungkapkan, di usia kehamilan Arumi yang memasuki delapan bulan, ia tidak ngidam hal yang aneh-aneh. "Hanya saja setiap makanan yang dia lihat, pengin dia makan," ucap Emil. Ketika ditanya apakah jenis kelamin dari bayi yang dikandung oleh Arumi, Emil hanya tersenyum dan berkata "rahasia".

    Dari keterangan yang diberikan Eril, Arumi sangat berharap bisa melahirkan normal. Tapi tidak dipungkiri, jika nantinya kondisinya tidak memungkinkan, melahirkan secara caesar pun akan menjadi pilihan.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler:
    Konser yang Paling Diingat GIGI: Yogya
    Filosofi Jawa Kuno Tujuh Bulanan Arumi Bachsin
    Video Musik Coke Bottle, Agnez Mo Tayang Hari Ini 
    Mimpi GIGI di Ultah ke-20, Tampil di Kecamatan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.