Apa Kata Saykoji Tentang Situs KPU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saykoji. TEMPO/ Agung Pambudhy

    Saykoji. TEMPO/ Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kesibukan penyanyi Igor Saykoji, 31 tahun, kini bertambah. Saban hari, dia rajin mengamati para calon legislator di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Gue sudah lihat-lihat," ujarnya kepada Tempo, Selasa, 25 Maret 2014.

    Namun, kata dia, situs KPU tidak memuat banyak informasi tentang calon wakil rakyat. "Isinya enggak terlalu mendalam," katanya.

    Igor mendengar bahwa banyak para calon legislator yang akan dipilih nanti adalah orang-orang yang juga pernah menjabat sebagai wakil rakyat sebelumnya. Namun sayang, hal itu tidak tertulis pada keterangan di lama KPU. Padahal, dia ingin membandingkan hasil kinerja orang-orang yang sebelumnya sudah pernah menjadi wakil rakyat dan yang belum pernah.

    Selain itu, pemain film 5 CM ini pun menyayangkan cara melihat lamannya harus dilihat berdasarkan partai. Jadi, untuk melihat para calon legislator yang berasal dari daerah pemilihan membutuhkan waktu yang lama. "Dengan Internet cepat di rumah aja melihatnya ribet. Gimana daerah pelosok yang Internet-nya masih susah. Enggak memudahkan," katanya.

    Menurut dia, situs KPU seharusnya memuat para calon legislator sesuai dengan daerah pemilihannya. Dengan cara ini, masyarakat bisa melihat dengan mudah dan menentukan pilihan mereka. (baca: Jelang Nyoblos, Saykoji Riset Sosok Caleg)

    Cara melihat para calon legislator yang terbagi berdasarkan partai memang membuatnya sebal. Selain ribet, dia mengaku tidak akan melihat warna partai para calon wakil rakyat. "Gue enggak akan lihat partainya, tapi gue akan lihat figur dan rekam jejaknya. Yang pasti, orang yang mau mengabdi dan tidak terseret korupsi," katanya. 

    MITRA TARIGAN

    Berita Terpopuler
    Denny dan Shandy Pasangan Hoki di Film Horor
    Mall Klender, Film Horor Berlatar Kerusuhan 1998 
    Siapkan Pernikahan, Tantri Akan Buat Pesta Rakyat
    Film Son of God Tayang di Blitz Mulai 9 April 2014


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.