Aming Berguru pada Nia Dinata dan Joko Anwar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aming saat menghadiri konferensi pers pembuatan film Gila dan Jiwa di Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (10/2). TEMPO/Nurdiansah

    Aming saat menghadiri konferensi pers pembuatan film Gila dan Jiwa di Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (10/2). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta:Terpilih menjadi seorang sutradara untuk film garapan Ria Irawan yang berjudul "Gila & Jiwa", komedian Aming merasa sangat antusias. Di filmnya nanti, Aming akan mengambil bagian untuk plot cerita bergenre komedi.


    "Nantinya, plot komedi yang saya direct bercerita tentang isu gender dan identitas. Dan nantinya untuk gambar, referensi saya ingin seperti "film Berbagi Suami"," kata Aming saat ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta, Senin 10 Januari 2014.


    Pria bernama lengkap Aming Supriatna Sugandhi ini pun berguru pada Nia Dinata, Djoko Anwar dan lainnya.

    Bagi Aming, film yang baik adalah film yang komukatif. "Untungnya, saya punya kelebihan dalam ber-story telling. Jadi akan saya gunakan untuk menciptakan karya yang dapat dipertanggungjawabkan."  Film "Gila & Jiwa" sendiri memiliki lima genre dan lima sutradara dalam satu cerita. Genre dalam film ini yakni drama yang akan disutradarai oleh Ria Irawan, komedi akan disutradarai Aming, horor akan disutradarai  Ade Paloh SORE Band, laga akan disutradarai oleh Julia Perez, dan musikal disutradarai Afghan. 

    Sedangkan untuk film favoritnya, Aming yang baru pertama kali menjadi sutradara ini pun sangat mengagumi film-flm yang disutradarai oleh sutradara Korea dan Jepang ketimbang sutradara Hollywood. Karena menurutnya, film Korea bisa mengadapatasi cerita dengan baik, orisinil, yang terkadang kita tidak membayangkan cerita yang disajikan bisa menghasilkan film yang sangat baik.

    ANINDYA LEGIA PUTRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto