Film Grand Budapest Hotel Awali Festival Berlinale  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berlin International Film Festival. filmbudget.com

    Berlin International Film Festival. filmbudget.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Karya terbaru sutradara nyentrik Amerika Serikat Wes Anderson, Grand Budapest Hotel, diputar di Berlinale Palast, Kamis malam, 6 Februari 2014, untuk membuka secara resmi Festival Film International Berlin ke-64. Festival yang dikenal sebagai Berlinale ini akan berlangsung hingga 16 Februari mendatang.

    Direktur Berlinale Dieter Kosslick menyambut satu per satu tamunya, puluhan bintang dunia, yang menembus hujan dan udara beku musim dingin, menapaki karpet merah Berlinale Palast—pusat penyelenggaraan Berlinale.

    Para pendukung Grand Budapest Hotel, yang filmnya dirayakan malam itu, merupakan bintang dalam acara pembukaan: Tilda Swinton, Edward Norton, Ralph Fiennes, Bill Murray, Jeff Goldblum, Lea Seydoux, Willem Dafoe, dan para aktor-aktris lainnya. Tak ketinggalan adalah sang sutradara, Wes Anderson, yang sebelumnya kita kenal lewat film antara lain The Royal Tennenbaums (2001) dan Moonrise Kingdom (2012).

    Grand Budapest Hotel adalah sebuah film “nyentrik”—ciri khas Anderson—komedi misteri yang berlatar sebuah negara antah-berantah Eropa bernama Zubrowka pada tahun 1920-an. Alkisah, seorang nyonya bangsawan kaya raya, Madame Dimitri (dimainkan siapa lagi kalau bukan Tilda Swindon), ditemukan terbunuh di Grand Budapest Hotel.

    Yang jadi tertuduh adalah seorang staf hotel, Gustave H., yang melakukan kencan semalam dengannya dan mendapat warisan lukisan mahal (Seorang Bocah dan Buah Apel) dari si nyonya yang tewas terbunuh itu. Cerita menemukan kerumitan—dan keganjilan-keganjilannya—dengan munculnya Dimitri, anak si Nyonya Dimitri, yang mati-matian hendak memenjarakan Gustave. Untung ada Zero Mustafa, pemuda tanggung yang belum lama bekerja di hotel itu, yang membantu Gustave.

    Watak para tokoh dalam film ini dimunculkan begitu unik—sebagian tampak ganjil. Sebagian suasana dan adegannya menegangkan, tapi jenaka. Lucu, tapi mencekam juga. Cocok untuk film pembuka bagi festival yang berlangsung pada musim dingin yang menusuk tulang dan sering diguyur hujan pula.

    Sesudah itu, selama 10 hari ke depan Berlinale akan memutar 20 film yang akan bertarung memperebutkan berbagai penghargaan, khususnya penghargaan tertinggi Beruang Emas untuk film terbaik. Ke 20 film itu merupakan karya para sutradara Inggris, Spanyol, Jerman, Yunani, Cina, Amerika Serikat, Argentina, Norwegia, Prancis, Austria, Brasil, dan Jepang.

    Karya-karya terbanyak tahun ini berasal dari, tentu saja, Jerman sebagai tuan rumah dengan lima film dan Cina dengan tiga film.

    Selain kompetisi, program utama Berlinale adalah “Panorama” untuk film-film dengan kecenderungan artistik khusus. Lalu ada kategori nonkompetisi yang kali ini, antara lain, menampilkan The Monuments Men karya George Clooney.

    GING GINANJAR

    Berita Terpopuler
    Di Mata Najwa, BJ Habibie Tak Kenal Rhoma Irama
    Mahkamah Agung Vonis Dewi Perssik 3 Bulan Penjara 
    Cornelia Agatha: Belajar Dulu Baru Nyaleg
    Divonis 3 Bulan, Depe Tuding Difitnah Jupe ?  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.