Kamis, 15 November 2018

Pak Raden Luncurkan Buku pada Hari Ulang Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Drs Suyadi (Pak Raden) saat menjual lukisannya yang berjudul

    Drs Suyadi (Pak Raden) saat menjual lukisannya yang berjudul "Perang Kembang" di Petamburan, Jakarta Pusat, (01/10). Terjualnya lukisan tersebut oleh Prabowo Subianto untuk berobat dan memenuhi kehidupan sehari hari. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Memperingati ulang tahunnya yang ke-81, Drs. Suyadi alias Pak Raden akan meluncurkan buku Gambar Dongeng-Artbook Suyadi di kediamannya di Jakarta Barat, Kamis, 28 November 2013.

    “Sebagai sebuah karya buku, ini adalah hadiah dari hasil pengarsipan karya saya. Tapi dari sisi saya sebagai seniman, buku ini membuktikan bahwa karya saya bukan cuma Unyil,” kata Pak Raden dalam rilis yang diterima Tempo, Rabu, 27 November 2013.

    Pak Raden selama ini dikenal melalui boneka Unyil. Akan tetapi, selain pencipta boneka Unyil, Pak Raden juga merupakan pelukis dan pendongeng. Pada 1950-an, Pak Raden sudah menjadi ilustrator majalah Puspa Wanita.  Ia pun membuat buku cerita anak bergambar.  Bahkan sampul pelajaran bahasa Indonesia Si Budi dan Si Wati menjadi salah satu karya monumental Pak Raden.

    Gambar Dongeng-Artbook Suyadi direncanakan terbit dalam tiga seri. Buku tersebut merupakan hasil seleksi 812 karya visual Pak Raden yang berhasil didokumentasikan. Buku seri pertama akan memuat sekitar 112 karya visual Pak Raden.

    Selain meluncurkan Gambar Dongeng–Artbook Suyadi, Pak Raden rencananya mendongeng untuk sejumlah anak yatim piatu yang dibawa komunitas Generasi Peduli (GELI) hari ini.

    KODRAT

    Berita lain:
    Inilah Alasan Hakim MA Menghukum dr Ayu 
    Malpraktek atau Tidak dr Ayu? Lihat Empat Poin Ini
    MKEK Pusat Sebut dr Ayu Tidak Melanggar Etik
    Dokter Ayu Menyesal Jadi Dokter
    Mobil Kapolri Bakal Turun Kelas Menjadi Kijang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.