Jenny Rachman Berikan Sajadah untuk Ully

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenazah artis senior Aruli Artha Sortiana Pangaribuan atau biasa disapa Ully Artha sedang di semayamkan di rumah pribadinya di Petojo Tanah Abang, Jakarta, Minggu (16/6). ANTARA/Muhammad Adimaja

    Jenazah artis senior Aruli Artha Sortiana Pangaribuan atau biasa disapa Ully Artha sedang di semayamkan di rumah pribadinya di Petojo Tanah Abang, Jakarta, Minggu (16/6). ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Jenny Rachman sebagai sahabat Ully Artha tentu termasuk pihak yang sangat berduka saat mendengar Ully telah wafat, Ahad 16 Juni 2013.

    Jenny merasa bahagia di kala kehidupan terakhir Ully yang telah menjadi mualaf.  "Saya bahagia di akhir hayatnya, Ully memeluk Agama Islam," tuturnya menahan isak.

    Pertemuan terakhir dengan pemain sinetron itu, membuat Jenny merasa kagum. Saat itu, ia mengunjungi rumah Ully, ketika adzan tiba, bintang film Kejarlah Daku Kau Kutangkap itu langsung melaksanakan salat. Masuknya Ully ke agama Islam, bersamaan ijab kabul yang dilakukan bersama seorang pria bernama Gatot tahun lalu.

    "Saya turut bahagia di saat-saat terakhir sempat merasakan kasih sayang suami," kata Jenny. "Ia (Gatot) sudah mengurusi jenazah dengan kasih sayang."

    Ada hadiah yang diberikan Jenny ke sahabatnya itu, yakni sebuah sajadah. "Pada saat umroh saya dengar kabar Ully memeluk Islam, lalu saya beri dia hadiah sajadah yang cantik sekali," kata aktris di era 70-an ini. "Semoga ia diterima iman Islamnya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya."

    AISHA

    Berita Lain:
    Aktris Ully Artha Meninggal Dunia

    Terapi Hormon, Ini Perubahan Tubuh Dena Rachman

    Dena Rachman: Aku Ingin Menikah

    Ully Artha di Mata Elma Theana

    Kemayu, Dena Rachman Tidak Pernah Di-bully


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.