Raffi Ahmad Ungkap Kejadian Ditangkap BNN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raffi Ahmad di dalam mobil saat meninggalkan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta,(27/4).  BNN melakukan penangguhan penahanan terhadap Raffi Ahmad. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Raffi Ahmad di dalam mobil saat meninggalkan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta,(27/4). BNN melakukan penangguhan penahanan terhadap Raffi Ahmad. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada Ahad subuh 27 Januari 2013 di kediaman Raffi Ahmad. Saat itu Raffi ditangkap dengan 17 temannya lain dan empat di antaranya artis yakni, Wanda hamidah, Raffi, Zaskia Sungkar dan Irwansyah. Raffi dituduh menggelar pesta shabu dan digelandang ke BNN.

    "Malam itu cuma kumpul dengan teman-teman saja, enggak ada pesta shabu," kata Raffi dalam wawancara ekslusif yang tayang di RCTI, Sabtu 4 Mei 2013.

    Raffi merasa cobaan yang dihadapinya seakan mengubah kehidupannya menjadi lebih baik. "Namanya cobaan, apapun itu kita harus kuat," kata presenter Dahsyat ini.

    Raffi sudah resmi menjadi presenter acara musik Dahsyat lagi setelah vakum cukup lama. Raffi mengaku cobaan yang datang mengubahnya menjadi lebih baik.

    "Saya justru berterima kasih dengan cobaan yang saya hadapi, saya menjadi lebih dewasa. Semoga perubahan saya ini bisa menjadi contoh buat yang lain," kata Raffi, di acara Dahsyat, Sabtu 4 Mei 2013.

    Raffi meminta maaf dengan segala kesalahan yang dilakukannya selama ini hingga membawanya ke BNN dan Lido, Sukabumi. "Saya manusia enggak sempurna, saya menjadi Raffi yang baru. Saya enggak menyesali, saya justru berterima kasih ada masalah itu," katanya.

    ALIA

    Berita Lain:
    Guantanamo 'Bakar' Uang AS US$ 900 Ribu Per Napi 

    Raffi Ahmad Disarankan Cari Pacar yang Baik

    Tahanan Pondok Bambu Jadi Calon Wakil Bupati 

    Raffi Ahmad Cepat Hilangkan Grogi  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.