189 Film Pendek Berlaga di Festival Film Solo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Festival Film Solo. Festivalfilmsolo.com

    Festival Film Solo. Festivalfilmsolo.com

    TEMPO.CO , Solo - Panitia Festival Film Solo saat ini telah menerima 189 karya film fiksi pendek dari para sineas dari berbagai kota. Karya tersebut tengah berebut untuk masuk ke babak final yang akan digelar Mei mendatang.

    Direktur Festival Film Solo, Ricas CWU mengatakan bahwa sineas yang mendaftar dalam festival ini mencapai 200 orang. "Namun hanya 189 yang lolos seleksi administrasi," katanya, Senin 15 April 2013. Sebab, beberapa pendaftar tidak mengirimkan karya hingga batas waktu yang telah ditentukan.

    Dibanding tahun lalu, jumlah karya yang berlaga di Festival Film Solo mengalami penyusutan. "Tahun lalu kami menerima 216 karya yang masuk," katanya. Mereka belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya jumlah peserta dalam festival tersebut.

    Dalam festival ketiga ini, panitia masih tetap mengkompetisikan film pendek jenis fiksi. "Kami akan terus konsisten di jalur ini," katanya. Film yang diterima berdurasi 3-30 menit.

    Mereka membagi festival tersebut dalam dua kategori, yaitu Ladrang dan Gayaman. Kategori Ladrang diperuntukkan bagi para sineas umum. "Sedangkan Gayaman khusus untuk pelajar," katanya, Senin 15 April 2013.

    Dari 189 karya yang masuk, 158 diantaranya berlaga di kategori Ladrang. Kategori ini diikuti oleh pembuat film dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Jakarta, Lampung hingga Riau. Sedangkan film yang berlaga di kategori Gayaman terdiri dari 31 karya.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan karya yang masuk justru diproduksi oleh sineas dari luar kota. "Karya dari Kota Solo hanya sedikit," katanya. Dari 189 karya yang tengah bersaing, hanya 12 diantaranya yang berasal dari Kota Solo.

    Meski hanya ada 12 karya dari Solo, Ricas mengatakan bahwa kondisi itu jauh lebih bagus dibandingkan kegiatan yang sama tahun lalu. "Tahun kemarin hanya ada tiga karya dari Solo yang masuk," katanya. Karya tersebut juga tidak berhasil menembus ke final.

    AHMAD RAFIQ

    Topik terhangat:

    Sprindik KPK
    | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Berita lainnya:
    Mega: Saya Memang Sudah Sepuh, tapi.... 
    Venna Melinda Blak-blakan Soal Perceraiannya 

    Dikuntit Intel, Anas Urbaningrum Punya Cerita 

    Ghozali, Pilot Senior Lion Air yang Jatuh di Bali

    @SBYudhoyono 'Digoda' Bintang Porno


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.