Film Rectoverso Awali Promo di Kota Solo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcella Zalianty. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    Marcella Zalianty. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    TEMPO.CO, Solo - Keana Pictures memulai promo untuk film yang baru selesai diproduksi, Rectoverso, di Kota Solo. Mereka menggelar workshop film tersebut di Universitas Sebelas Maret serta mengadakan meet and greet di Solo Square, Sabtu, 12 Januari 2013.

    Rencananya, film yang disutradarai oleh lima wanita tersebut akan mulai diputar di bioskop pada 14 Februari mendatang. "Kami sengaja memilih Kota Solo untuk memulai promo," kata produser sekaligus sutradara, Marcella Zalianty. Dia beralasan, kota tersebut memang memiliki daya tarik. "Kebetulan juga banyak kerabat," katanya.

    Film yang bercerita tentang kasih tak sampai tersebut ditangani oleh lima sutradara wanita. Selain Marcella Zalianty, yang sekaligus menjadi produser film, penyutradaraan juga dilakukan oleh Happy Salma, Olga Lydia, Cathy Sharon, dan Rachel Maryam.

    Film tersebut akan mengangkat lima cerita yang ada dalam buku kumpulan cerpen Rectoverso karya Dewi Lestari. Cerita yang diangkat berjudul Malaikat Juga Tahu, Curhat buat Sahabat, Firasat, Hanya Isyarat, dan Cicak di Dinding. Setiap sutradara menggarap satu cerita yang saling terpisah tersebut.

    Sebenarnya, Marcella memiliki pengalaman yang kurang mengenakkan di kota tersebut. Dia pernah gagal melakukan syuting saat menjadi pemeran utama dalam film Lastri. Sejumlah kalangan memprotes proses pembuatan film yang disutradarai Eros Djarot tersebut lantaran dinilai berbau komunis. "Banyak pelajaran yang bisa diambil saat saya akhirnya menyutradarai sebuah film," katanya.

    AHMAD RAFIQ

    Berita terpopuler lainnya:
    Akun Twitter Angelina Sondakh Dibajak

    7 Eksekutif Super Tajir Yang Gemar Bangun Pagi

    Andi Mallarangeng dan Elang Hitam, Ini Alasannya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.