Angelina Jolie dan Pitt Menikah di Hari Natal?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brad Pitt dan Angelina Jolie saat check-in di sebuah hotel menggunakan nama Bryce dan Jasmine Pilaf. Etonline.com

    Brad Pitt dan Angelina Jolie saat check-in di sebuah hotel menggunakan nama Bryce dan Jasmine Pilaf. Etonline.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Spekulasi mengenai kapan pernikahan antara Brad Pitt dan Angelina Jolie sepertinya akan berakhir. Dilansir dari Telegraph, 1 Januari 2013, bahwa pasangan ini sudah menikah secara rahasia pada Natal lalu di kepulauan Karibian.

    Pasangan yang mengumumkan pertunangan mereka April 2012 lalu itu memang sedang berlibur di tempat milik perancang terkenal Donna Karan. Dalam liburan itu, selain mengajak enam anaknya, Pitt dan Jolie juga mengajak orang tua dan saudara Pitt. Keterlibatan orang tua di liburan tersebut mencetuskan spekulasi bahwa keduanya melakukan pernikahan. Area kediaman Donna Karan ini memang berada pada tempat yang pribadi dan eksklusif, sehingga dianggap cocok untuk melangsungkan pernikahan diam-diam.

    Spekulasi mengenai pernikahan pada Natal ini muncul saat keduanya dikabarkan mengambil cincin pernikahan dari perancang perhiasaan terkenal Neil Lane.

    Pitt sendiri mengaku dalam sebuah wawancara bahwa anak-anaknya sudah memaksa dia untuk segera menikahi pasangan hidupnya selama tujuh tahun itu. Meski begitu, keduanya tidak pernah secara terbuka mengungkapkan waktu pernikahan mereka.

    Momen mereka mengambil waktu di hari Natal diyakini untuk mengecoh para paparazi yang saat itu sibuk meliput berita perayaan Natal selebriti lain. Meski begitu, tim manajemen keduanya belum memberikan komentar atas berita pernikahan ini. Pitt sendiri sebelumnya pernah menikah dengan aktris Jennifer Aniston, tapi cerai karena Pitt berselingkuh dengan Jolie.

    DEWI RETNO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.