Kim Kardashian Tak Suka Hamil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setelah 8 bulan pasangan kekasih ini menjalin hubungan, akhirnya Kim Kardashian dikabarkan sudah berbadan dua atau hamil dari hasil hubungan mereka selama ini. hawtcelebs.com

    Setelah 8 bulan pasangan kekasih ini menjalin hubungan, akhirnya Kim Kardashian dikabarkan sudah berbadan dua atau hamil dari hasil hubungan mereka selama ini. hawtcelebs.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Dia mungkin akan segera menjadi seorang ibu, tetapi Kim Kardashian bukanlah "penggemar" kehamilan. Sebenarnya, dia mengakui bahwa hamil tak segampang yang ia bayangkan.

    Bintang reality show berusia 32 tahun ini berbicara pada wartawan untuk pertama kalinya sejak mengumumkan dia mengandung bayi kekasihnya, Kanye West. Meskipun memulai kehamilannya dengan nyaris tanpa mual dan mengidam, Kim masih berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan tubuhnya.

    "Saya tidak akan mengatakan bahwa hamil itu mudah," kata Kim pada ET Online di acara malam tahun baru di 1OAK Nightclub di The Mirage, Las Vegas. "Ketika orang mengatakan kehamilan menyenangkan dan mereka menyukainya, aku harus bilang, itu bukan aku," katanya.

    Adiknya, yang banyak disebut kehamilannya terlihat mudah, pada kenyataannya tak demikian, kata Kim, mengacu pada kehamilan menakjubkan Kourtney Kardashian. "Ini sedikit menyakitkan, tapi aku mengalir saja," katanya.

    Ketika ditanya mengenai harapannya di 2013, Kim mengatakan dia ingin menghabiskan waktu bersama keluarganya dan mempersiapkan diri untuk saat yang paling menarik dalam hidupnya.

    PEOPLE | TRIP B

    Terpopuler:
    12 Film Layak Tunggu 2013

    Harmoni Gerak Penari Eko Supriyanto di Candi Sukuh

    Ramalan Nasib Tiga Pemuda Makassar di 2013

    Nyanyian 1907, Film tentang Warga Simeulue

    6 Album Bernuansa Natal


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.