Tata Lampu Apik di Konser The Cardigans  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi band The Cardigans asal Swedia melakukan konser di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, 14-8, 2012. Ini pertama kalinya band asal Swedia The cardigans menghibur para fansnya di Indonesia. TEMPO/Dian Tiyuli Handoko

    Penyanyi band The Cardigans asal Swedia melakukan konser di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, 14-8, 2012. Ini pertama kalinya band asal Swedia The cardigans menghibur para fansnya di Indonesia. TEMPO/Dian Tiyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Konser The Cardigans yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2012 malam begitu memukau penonton. Sekitar 3000 orang menonton aksi panggung mereka. 

    Muncul di panggung pada pukul 21.30 WIB, Lars-Olof Johansson (gitar/kibor), Peter Svensson (gitar), Bengt Lagerberg (drum), Nina Persson (vokal), dan Magnus Sveningsson (bass) memilih Paralyze sebagai nomor pembuka.

    Sayang, lagu dengan tempo lambat itu terdengar kurang pas sebagai pintu masuk sebuah pertunjukan musik. Kabar baiknya, keadaan itu ditutupi apiknya tata lampu yang disuguhkan kepada penonton.

    Saat menggelar jumpa pers dengan wartawan, Ridho Hafiedz dari promotor Loud Production sempat mengatakan hajat pertamanya ini bakal menampilkan tata lampu yang spektakuler. Hal itu merupakan permintaan khusus dari The Cardigans sendiri.

    Sang vokalis, Nina, juga mengatakan konsernya di Jakarta merupakan salah satu pertunjukan spesial mereka dalam tur pendek Asia tahun ini. "Karena malam ini adalah show tunggal kami," kata Nina dalam jumpa persnya di sebuah hotel di bilangan Sudirman, Selasa, 14 Agustus 2012.

    Di setiap lagu yang dibawakan, teknik sorotan dari puluhan lampu yang dipasang di berbagai sisi panggung begitu bervariasi. Belum lagi, dilihat dari segi warna dasar yang memantul ke hadapan para personel maupun penonton.

    Grup band asal Swedia ini membawakan 19 lagu malam itu. Sesuai dengan tajuk konser yang membawa embel-embel salah satu nama albumnya, Gran Turismo, urutan 10 lagu pertama yang dibawakan sama persis pada trek albumnya. Lagu itu berturut-turut adalah Paralyze, Erase /Rewind, Explode, Starter, Hanging Around, Higher, Marvel Hill, My Favorite Game, Do You Believe, dan Junk Of The Hearts.

    Mereka juga membawakan sembilan lagu yang masing-masing dicomot dari album lainnya. Sebut saja For What Is Worth (Long Gone Before Daylight, 2003), Lovefool (First Band on the Moon, 1996), Hold Me (Long Gone Before Daylight, 2003), Live And Learn (Long Gone Before Daylight, 2003), You're The Storm (Long Gone Before Daylight, 2003), I Need Some Fine Wine And You (Super Extra Gravity, 2005), Give Me Your Eyes (Super Extra Gravity 2005), Rise And Shine (Emmerdale, 1994), dan Communication (Long Gone Before Daylight, 2003).

    YAZIR FAROUK

    Berita Lain:
    Rambut Baru Miley Cyrus
    Rahasia Awet Muda Widyawati
    Robert Pattinson Ingin Temui Kristen Stewart
    Ketoprak Conthong Pentas Tiga Hari Libur Lebaran


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.