Agenda Seni Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran instalasi karya Handiwirman di Galeri Nasional, Jakarta.(TEMPO/Jacky Rachmansyah)

    Pameran instalasi karya Handiwirman di Galeri Nasional, Jakarta.(TEMPO/Jacky Rachmansyah)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Pameran Tunggal "Handiwirman and Objects In-Situ"

    Waktu: 29 Maret - 5 April 2011

    Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta Pusat

    Handiwirman mengangkat benda-benda yang tampak tak punya nilai estetis, termasuk sampah, ke ruang galeri. Dia membangun potensi artistik dan estetiknya melalui delapan karya berukuran besar. Pameran ini dikuratori oleh Enin Supriyanto dan Agung Hujatnikajennong.

     Pameran Crossing Signs

    Waktu: 2-10 April 2011
    Tempat: Gedung C Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta Pusat
    Penyelenggara: Kersan Art Studio
    Kurator: Sujud Dartanto dan Noor Veiga
    Manajer projek: Lenny Ratnasari Weichert (Indonesia), Franziska Fennert (Jerman)

    Pameran ini merupakan hasil projek internasional antara Jerman dan Indonesia yang melibatkan 14 seniman dari kedua negara. Para seniman Indonesia: I Made Aswino Aji, Sigit Bapak, Indra Dodi, Deni Rahman, Lashita Situmorang, Rifqi Sukma. Seniman Jerman: Yasmin Alt, Franziska Fennert, Tilman Hornig, Paul Pretzer, Lenny Ratnasari Weichert, Ulrike Stolte, Cosima Tribukeit, Fee Vogler. Diskusi Seniman dan Kurator: 9 April 2011 pkl 15.00

    Kontak: Lenny Ratnasari Weichert (+6281808880987). E-mail: lennyratnasari@kersanartstudio.com

    Pasar Seni FSRD ISI Solo 2011

    Waktu: 2 April 2011
    Tempat: Boulevard kampus ISI Solo

    Pameran Bersama "Keseimbangan"

    Waktu: 30 Maret-6 April 2011
    Tempat: SIGIarts Jl. Mahakam I No.11 Jakarta, Indonesia

    Menampilkan karya Andre Risa Putra, Ricky Wahyudi dan Rully Rahim. Kurator: A. R. Makoginta.

    Pameran Tunggal Altje Ully Pandjaitan "The Second Skin"

    Waktu: 30 Maret-1 Mei 2011
    Tempat: Dia.lo.gue Artspace, Jl. Kemang Selatan 99A, Jakarta
    Kurator: Jim Supangkat

    Pentas Teater "Dunia Kecil" Lantai Dua

    Waktu: 3-4 April 2011
    Tempat: Gedung Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Jl.Ir. Sutami No.57 Surakarta
    Sutradara : Retno Sayekti Lawu

    Dunia Kecil adalah tajuk pertunjukan Lantai Dua saat ini. Tidak seperti produksi-produksi sebelumnya, Dunia Kecil adalah garapan dengan tiga naskah pendek, tulisan tiga penulis naskah. Tiga naskah pendek itu akan menjadi fragmen cerita yang berbeda-beda, tidak dibuat berjalin, tetapi tiap naskah akan utuh dimainkan pada setiap babak. Tidak diupayakan adanya sambungan yang jelas antara ketiganya, karena ketiga naskah tersebut memang berbeda seting, jenis dan dimensinya. Tapi ada benang merah yang bisa ditarik: menunggu adalah tema utama dalam ketiga naskah tersebut. Ketiga naskah tersebut (berdasar urutan dalam penggarapan) adalah “Lolongan Patah-Patah” karya May Ramadhan, “De Lipa” karya Hanindawan, dan “Tanggal” karya Retno Sayekti Lawu.

    Kontak Produksi: Reny Kistiyanti (0856 4700 8805), Tiket: Adi Cibi (085647191142)
    Email: restlawu@gmail.com , Harga tiket: minimal Rp 7.500. Tiket tersedia 100 lembar /malam.

    Jogja Stamp & Numismatic Show 2011

    Waktu: 30 Maret- 03 April 2011
    Tempat: Plaza Ambarrukmo Lantai 2 Hall B Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Indonesia

    PT Pos Indonesa bekerjasama dengan Pengurus Daerah Perkumpulan Filatelis Indonesia ( PD PFI ) DI Yogyakarta dan Plaza Ambarrukmo akan menggelar Pameran Filateli Nasional “Jogja Stamp & Numismatic Show 2011” sebagai awal campaign World Stamp Championship & Exhibition yang akan dilaksanakan di Jakarta pada tahun 2012.

    Dalam pameran kali ini akan kami hadirkan koleksi-koleksi terbaik Indonesia:
    - Prangko Pertama Indonesia dan Dunia
    - Koleksi-koleksi terbaik anak bangsa peraih Medali di tingkat Nasional maupun Internasional
    - Benda filateli terbitan Nederlands Indie-Modern “Perjuangan Menegakkan Proklamasi RI Melalui Prangko”
    - Uang ORI dengan judul “Oeang Repeblik Indonesia membingkai Jogjakarta sebagai ibukota RI”
    - Media Tukar (Uang) Majapahit
    - Koin Timah Kesultanan Palembang Abad XVI - XVII

    Selain itu akan diluncurkan Prangko seri Batik & Tenun Nusantara #1 (penerbitan khusus menjelang kejuaraan dan pameran prangko dunia 2012), peringatan 146 tahun Prangko Indonesia, tour filateli pelajar-pelajar se-DIY, serta bursa dan pameran yang diikuti sekitar 20 booth holder (Filateli, Numismatic, Barang Antik & Kerajinan).

    Pameran foto "Comport Women" (A joint project by photographer Jan Banning and journalist Hilde Janssen)

    Waktu: 26 Maret – 11 April 2011

    Tempat: Langgeng Art Foundation, Jalan Suryodiningratan 37, Yogyakarta

    Comfort Women adalah seri potret karya Jan Banning tentang perempuan Indonesia yang dipaksa menjadi "penghibur" pada masa pendudukan Jepang di Nusantara, di tengah berlangsungnya Perang Dunia II. Di mata mereka tersimpan masa lalu yang kelam. Para perempuan ini memberanikan diri meretas ...sejarah yang selama ini mereka sembunyikan.

    Comfort Women merupakan proyek bersama yang digarap oleh jurufoto Jan Banning dan wartawan Hilde Janssen. Potret dan wawancara dilakukan seluruhnya dalam kurun waktu Juni 2007 hingga Juli 2009.

    Pameran Jompet Kuswidananto "Java's Machine: Family Chronicle"

    Waktu: 25 Maret-17 April 2011

    Tempat: Ruang B dan Ruang Sayap Selasar Sunaryo Art Space, Bukit Pakar Timur No.100, Bandung, Jawa Barat

    Kurator: Agung Hujatnikajennong

    Melanjutkan eksplorasinya dalam proyek "Mesin Jawa", tahun ini Jompet memulai dengan garapan rangkaian karya baru yang berjudul "Mesin Jawa: Babad Keluarga" ("Java's Machine: Family Chronicle"). Ia akan menampilkan sejumlah instalasi yang dibuat secara khusus dengan merespon ruang pamer di Selasar Sunaryo Art Space. Dengan mengadopsi sebuah tembang keroncong lama karya Gesang, "Caping Gunung" sebagai sumber teks yang utama, Jompet "memanggungkan" sebuah kisahan/narasi, dengan menggabungkan video, fotografi, elemen suara, konstruksi arsitektural, kostum, objek-objek kinetik dan performans. Sebagai metafor dari perubahan sosial budaya, kisahan itu mengambarkan pencarian sepasang bapak dan anak laki-lakinya yang terpisah karena perang.

    Kiwari Art Weeks

    Waktu: 19 Maret - 2 April 2011

    Tempat: common room Networks foundation, Jl. Kyai Gede Utama No. 8, Bandung, Jawa Barat

    Seniman: Indraswari Utami, Maya Purnama Sari, Ratna M. Dinangrit, Uswatun Hasanah.

    Kurator: Anunsiata Srisabda

    Pameran Tunggal Yaksa "Super Semar"

    Waktu: 18 Maret-18 April 2011

    Tempat: Sangkring Art Project, Nitiprayan No 88 ,Rt.1/Rw .20, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta

    Kurator: Hendra Himawan

    Pameran E. Muheriyawan (Jange Rae) & Sugihartono "Art Show: Urban In Between"

    Waktu: 23 Maret-20 April 2011

    Tempat: Philo Art Space, Jl Kemang Timur No.90 C, Jakarta Selatan

    Kurator: Tommy F Awuy

    Pameran Philo Art Space kali ini yang bertema "Urban in Between" bermaksud menyajikan hal-hal yang menyangkut kegagapan yang dijalani kaum urban kesehari-hariannya lewat dua pelukis, Sugihartono dan Evi Muhariawan. Dengan karakter teknik berkarya yang agak berbeda mereka membidik objek atau problem yang senada, yaitu ruang urban sekalipun dengan enggelnya masing-masing.

    Pameran Kuota! Kuota! Kuota!

    Waktu: 19 Maret-7 Mei 2011

    Tempat: Langgeng Art Foundation, Jl. Suryodiningratan No.37, Yogyakarta

    Kuota! adalah pameran yang mengundang beberapa seniman yang karyanya dianggap luar biasa oleh kurator Hendro Wiyanto, yang sebelumnya juga telah mengkurasi pameran mereka.

    Project #00

    Waktu: 24-31 Maret 2011

    Lokasi : Galeri Soemardja, FSRD ITB, Jl. Ganesha No. 10 Bandung

    Seniman: Andriana TJ, Fransiskus Adi Pramono, Frans Ari Prasetyo, Gita Mahatma, Riksa Afiaty, Meet Otsu (Amanda Angela & Yasmina Dwiariani),

    Project #00 adalah sebuah grup diskusi di Jendela Ide dengan latar belakang displin ilmu yang beragam. Kami berkumpul, berkhayal, berkata-kata, berkarya, "nyampah", kadang semangat, kadang putus asa, tetapi semuanya berjalan, berlari atau pun diam dalam proses "menjadi" dan merangkai kesadaran.

    Pameran Erianto "Returned"

    Waktu: 26 Maret-15 April 2011

    Tempat: Inkubator @ Forme Building, Jl. Wijaya I No. 39, Jakarta

    Pameran Azhar Horo

    Waktu: 27 Maret-27 April 2011

    Tempat: Galeri Apik, Plasa Radio Dalam #3A, Jl. Radio Dalam Raya 30, Kebayoran Baru, Jakarta. P:+62217204723, +628121062242.

    Bulan Film Nasional 2011: Sejarah adalah Sekarang 5

    Waktu: 1-31 Maret 2011

    Tempat: Galeri Cipta 3, Taman Ismail Marzuki, Jakarta

    Kineforum menampilkan hasil kurasi para programer muda yang baru pertama kali melakukan pembacaan terhadap film-film Indonesia klasik dan mempresentasikannya ke hadapan publik. Selain itu, para kurator pameran Sejarah Bioskop dan Kebijakan Film di Indonesia juga membuat pengembangan format presentasi dari basis data yang terus tumbuh setiap tahun.

    Acara tahun ini akan menonjolkan pembacaan terhadap kebijakan film dan menerapkan kajian sejarah untuk memahami persoalan hari ini. Selain itu, tahun ini lebih banyak diwarnai oleh kegiatan penulisan, kajian atau diskusi. Banyak sekali pihak yang menunjukkan kepada kami betapa pentingnya menciptakan wadah yang bukan saja menyenangkan dan mencerdaskan, tapi juga membuka peluang profesional bagi para pemula.

    Informasi selengkapnya di situs Kineforum.

    Jadwal acara

    Pemutaran Film

    1-31 Maret di Kineforum

    45 film Indonesia dalam program:

    Body of Works: Usmar Ismail | Dari Gambar Tangan Ke Layar Lebar | Superhero | Bukan Sekedar Profesi | Warna-warni Perempuan | Peran Pemeran | Film Anak Indonesia | Festival Film 80-an: Film Keluarga | Dokumenter Musik Indonesia

    Pameran Sejarah Bioskop dan Kebijakan Film di Indonesia

    1-31 Maret 2011 pkl 13.00 - 20.00 WIB

    Galeri Cipta 3, terbuka untuk umum

    Pameran Jakarta International Stencil Art "Divergence"

    Waktu: 5 Maret - 5 April 2011 pkl 10.00-20.00 WOB

    Tempat: North Art Space, Pasar Seni Ancol, Jakarta

    Kurator: Frigidanto Agung, Selo Riemulyadi

    Seniman:

    Jakarta (Reflect, Stenzila, Total Teror, UBC)

    Yogyakarta (Arie Diyanto, Farid Stevy, Farhan Siki, Sigit Bapak)

    Bali (I Made Aswino Aji)

    Prancis (Goin, Jinks Kunst)

    Jerman (Pisa 73, Czarnobyl, Leckomio)

    Polandia (M-City)

    Spanyol (Btoy)

    Australia (Vexta)

    USA (Above, Mathew Curran)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.