SimakDialog Akan Unjuk Gigi di Jazzahead Jerman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Simak Dialog. (musiktek.com)

    Simak Dialog. (musiktek.com)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kelompok musik Jazz idealis SimakDialog untuk bisa unjuk gigi di ajang jazz internasional. Setelah proposal mereka mengalahkan banyak band jazz Asia, SimakDialog boleh melenggang di panggung bergengsi Jazzahead 2011 di Congress Center Bremen (CCB), Kota Bremen, Jerman, pada 28 April-1 Mei 2011. Kelompok ini kebagian pentas pada sesi "Overseas Night" pada hari pertama sebagai penampil keempat, setelah Kanada, Brazil, dan Australia.

    "Kesempatan ini memang menjadi yang perdana bagi kami. Tidak ada target yang muluk, hanya saja kami percaya ini sebuah peluang besar yang bagus," ujar pentolan Band, Riza Arshad, di Menteng, Jakarta, Selasa (1/2). Menurutnya, SimakDialog akan mengedepankan ciri khas musik mereka yang mengeksplorasi bunyi kendang sebagai identitas Indonesia. "Bisa dibilang jazz karawitan," selorohnya. Meski begitu, Riza mengaku enggan memasuki ranah kaidah Sunda yang terlalu kental.

    Band yang beranggotakan Tohpati, Aditya Pratama, Endang Ramdan, Cucu Kurnia, Erlan Suwardana, dan Danny Ardiono ini juga tak merilis nomor spesial sebagai persiapan. "Dalam durasi 45 menit, paling tidak kami akan main empat sampai lima lagu. Lagunya dipilih dari album pertama," kata Tohpati.

    Adalah Agus Setiawan Basuni selaku staf proyek SimakDialog yang pertama kali mengenalkan band ini kepada panitia Jazzahead. "Saya membawa beberapa contoh album mereka untuk menjadi pertimbangan. Selain itu, prosedurnya yang memang rumit dan ketat harus diikuti," ujar Agus.

    Menurut Agus, ajang "Jazzmeeting" yang diklaim terbesar di dunia setelah Internasional Associational for Jazz Education (IAJE) ini bisa menjadi tolak ukur berkarya. "Pengunjungnya meningkat setiap tahun. Tahun lalu ada enam ribu penonton, di mana dua ribu di antaranya adalah profesional, seperti musisi, produser, pengamat musik," jelasnya. Selain itu, sebuah album kompilasi jazz dari 15 band jazz di Indonesia juga akan disebarkan sebagai kampanye "Jazz Indonesia.

    Aguslia Hidayah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.