AGENDA SENI HARI INI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eric Awuy (trumpet) dan Iswargia Sudarno (piano), mempertunjukkan resital musik   di Erasmus Huis, Jakarta. (19/11/10) TEMPO/ JACKY RACHMANSYAH.

    Eric Awuy (trumpet) dan Iswargia Sudarno (piano), mempertunjukkan resital musik di Erasmus Huis, Jakarta. (19/11/10) TEMPO/ JACKY RACHMANSYAH.

    TEMPO Interaktif, Jakarta

    Trumpet-Piano Recital

     

    Waktu: 24 November 2010, Pukul 19.30-22.00 WIB

    Tempat: Auditorium CCF, Jalan Purnawarman No. 32 Bandung, Indonesia

     

    Eric Awuy (Trumpet)

    Iswargia R. Sudarno (Piano)

     

    Informasi & Reservasi:

    Tobucil, Jl. Aceh no. 56 (022-4261548)

    Syarif (0817-212-404)

     

    Program:

    Intrada (Arthur Honegger)

    Hungarian Peasant Songs for solo piano (Béla Bartók)

    Sonata for Trumpet and Piano (Halsey Stevens)

     

    -interval-

     

    Slavische Fantasie (Carl Hohne)

    Méditation (Marcel Mihalovici)

    Carnival (J.B.Arban)

     

     

    Profil Penampil:

     

    Eric Awuy, trumpet

    Lahir di Bern, Swiss, 21 Januari 1964. Belajar bermain musik sejak usia dini di bimbing oleh ibunya, Paule Awuy, asal Quebec, Kanada, seorang pianis dan pedagog musik. Selanjutnya masuk ke sekolah musik pada usia 5 tahun di Jerman. Diusia 5 tahun, ia sudah mahir memainkan alat music flute. Saat berusia 13 tahun ia memutuskan untuk belajar trompet. Dan pada tahun 1979 ia mempelajari trompet secara mendalam di Hull Music Conservatory (1979-1985) dan di Montreal Music Conservatory (1985-1988), keduanya di Kanada. Ia menyelesaikan studinya di Konservatorium ini pada tahun 1988 dengan penghargaan tertinggi, Premier Prix de Conservatoire, dalam bidang trompet dan musik kamar.

     

    Setelah lulus dari Montreal Music Conservatory tahun 1988, Eric bergabung dengan orkestra profesional di Montreal,dan di akhir tahun itu ia tampil bersama dengan Montreal Symphony Orchestra di bawah pimpinan dirigen ternama Charles Dutoit.

     

    Tahun tahun berikutnya ia kerap tampil bersama orkestra-orkestra lain, seperti National Arts Center, Quebec Symphony Orchestra dan World Youth Orchestra, yang membawanya keliling dunia ke Moskow, Berlin, Paris, Buenos Aires, dan New York.

     

    Sebagai solis, ia juga tampil di berbagai resital dan sebagai solis tamu di Amerika Utara dan Eropa, diantaranya dengan Montreal I Musici. Dalam musik kamar, Eric pernah main bersama Brass Five Quintet, salah satu grup brass terbaik di Kanada, dan pernah mendapat penghargaan ‘Laureat’ dari International Brass Quintet Competition di Narbonne, Perancis.

    Eric secara berkala tampil bersama pianis Iswargia Sudarno, disamping itu ia juga tergabung dalam beberapa orkestra di tanah air, diantaranya Twilite Orchestra.

     

    Sebagai dirigen, Ia pernah menjadi dirigen tamu di Notre-Dame College Orchestra, World Youth orchestra, dan Indonesian Youth Orchestra. Sejak Juni 2004, Eric adalah Program Director dan dirigen Twilite Youth Orchestra.

     

     

    Iswargia R. Sudarno, piano

    Iswargia R. Sudarno tidak hanya dikenal sebagai seorang pianis, namun juga sebagai seorang pendidik dan pengarah acara serta perancang program kegiatan-kegiatan seni musik. Minatnya tidak hanya terbatas pada repertoar tradisional musik tradisi Barat, namun juga musik-musik baru. Ia kerap bekerja sama dengan komponis-komponis kawakan Indonesia seperti Trisutji D. Kamal, Otto Sidharta, Slamet Abdul Sjukur, dan Tony Prabowo. Disamping sebagai pianis, ia juga pernah menjabat sebagai tutor Nusantara Chamber Orchestra, direktur akademik Yayasan Musik Internasional, dan direktur musik National Youth Orchestra Indonesia. Ia juga menjadi direktur artistik Indonesia Piano Festival hingga kini.

     

    Dilahirkan di Bandung, Iswargia memulai pelajaran pianonya di sana, berturut-turut bersama Ibu Wibanu, Partosiswojo, John Gobée, dan Oerip S. Santoso. Setelah menyelesaikan pendidikan S-1-nya di bidang arsitektur di Institut Teknologi Bandung; ia melanjutkan pendidikan S-2-nya di bidang musik di Manhattan School of Music, New York, Amerika Serikat, dibawah bimbingan pianis & pedagog legendaris Karl Ulrich Schnabel, hingga meraih gelar Master of Music. Selama musim-musim panas, ia juga berguru pada pianis-pianis kenamaan, seperti Bela Siki di Johanessen International School of the Arts (Kanada), Gabriel Chodos dan Rita Sloan di Aspen Music School (Amerika Serikat), dan Robert Levin di Mozarteum International Summer Academy (Austria). Ia juga mendapat beasiswa dari DAAD untuk memperdalam pengetahuan musiknya di Staatliche Hochschule für Musik Freiburg, Jerman, dibawah bimbingan Hansjörg Koch. Penghargaan lain yang pernah diterimanya adalah Norman Stanley Smith Award dari Manhattan School of Music atas studi piano pedagogi terbaik dan Beasiswa Aspen Music School.

     

    Saat ini, selain menjabat sebagai direktur akademik Konservatorium Musik Jakarta, ia juga menjadi dosen dan pengajar ahli Konservatorium Musik Jakarta, Universitas Pelita Harapan, Universitas Pendidikan Indonesia. Secara berkala ia tampil dan mengajar di Asian International Piano Academy and Festival di Cheonan, Korea. Murid-muridnya telah banyak memenangkan berbagai kompetisi tingkat nasional, maupun internasional.

     

     

    "AURA MUSI": Pameran Karya Pilihan Galeri Nasional Indonesia dan Perupa Sumatera Selatan

     

    Waktu: 22 – 27 November 2010

    Tempat: Hall Ida Bayumi, Kampus Universitas IBA, Jalan Mayor Ruslan, Palembang, Sumatera Selatan

     

     

    Koleksi Galeri Nasional Indonesia:

     

    Abas Alibasyah, Achmad Sadali, Amri Yahya, AD Pirous, Affandi, Agus Kamal, Aming Prayitno, Basuki Abdullah, Boyke Aditya Krishna, Danarto, Edi Sunaryo, Fadjar Sidik, Hardi, Haryadi Selobinangun, I Gusti Ngurah Nurata, Mulayadi W, OH Supono, Popo Iskandar, Sapto Hudoyo, Sudarso, Sudjana Kerton, S. Sudjojono, Suwadji, Widayat, dan Yusuf Effendi

     

     

    Perupa Sumatera Selatan:

     

    Amrul Hiban, Armada MS,Pb, Askanadi, M. Azizi Al Majid, Baharizki Talibrata, D'Maah, Edy Fahyuni, Emilson Saparudin, Fajar Agustono, Fariz Fahlevi Akbar, Halimatus Sa'diyah, Heri Mulyadi, Heru Andriansyah, Indra Kesuma, Muhammad Natsir, Nawir Mc Pitt, Rahman R. Hambour, Ronald Apriyan, Rudi Mayanto, Suharno Manap, Suparman S, Tata Sarmanta, Tiara Putri Utami, Usa Kishmada, Yulis Armita

     

    Kurator:

    Agus Burhan

     

    Kurator Perupa Sumatera Selatan:

    Erwan Suryanegara

     

     

    Pameran Lukisan dan Patung Alumni ASRI/STSRI/ISI Yogyakarta Ke-XIV

     

    Waktu: 21-26 November 2010

    Tempat: Central Park, Experience Center Ground Filoor, Jalan Letjen S. Parman 28, Jakarta (sebelah Taman Anggrek Mall arah Grogol)

     

    Pameran ini diikuti 72 peserta, di antaranya, Abas Alibasyah, Mulyadi W, Sri Hadhy, Indros, Lugiono, Dwijo Widiyono, Lanny andriani, Ronald Manulang, Titi S Jabarudin, dan Idran Yusup.

     

     

    THE ILLUMINATOR Artwork Exhibition 2010

     

    Waktu: 19 November – 4 Desember 2010

    Tempat: Gallery Padi, Jalan Ir. H. Djuanda No. 329 (Dago Atas), Bandung, Jawa Barat

     

    CEK SCHEDULE TERBARUNYA di Link ini :

    ...http://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=421150208597

     

    8 Artist Artworker TOP Indonesia akan Bergabung dalam satu Misi Berdarah. Mereka adalah :

     

    Dede Suhita "Inhuman Art"

    http://www.myspace.com/dedesuhita

     

    Ken Terror "Filthy Finger Art"

    http://www.skitdotterror.deviantart.com/,

    http://www.flowerxcityxwanker.tumblr.com/,

    http://www.myspace.com/glossoli

     

    Gustav "Insuffer Art"

    http://www.myspace.com/gustav_insuffer_art

     

    Yusep "Mortem Art"

    http://www.myspace.com/mortem.art

     

    Wibowo Yudo Baskoro "5 Miligrams Art"

    http://www.myspace.com/5miligrams

     

    Gencuy "Brutal Art"

    http://www.myspace.com/gencuybrutal

     

    Dinan Art

    http://www.myspace.com/dinanartwork

     

    Jali Narchos

    http://www.narchos.blogspot.com/

     

    Selain Pameran artwork dari 8 artist Underground art di atas (BIOGRAPHY LENGKAP PESERTA : http://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=416813668597), acara ini juga akan diisi berbagai kegiatan spt : artworkfest (pameran bersama), workshop, diskusi, kolaborasi, stand merchandise dan lain sebagainya.

     

    Check Info lainya di :

    PROPOSAL ARTWORK EXHIBITION : http://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=413542558597

     

    JADWAL dan KEGIATAN : http://www.facebook.com/notes.php?id=1665150110¬es_tab=app_2347471856#!/note.php?note_id=421150208597

     

    BIOGRAPHY PESERTA : http://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=416813668597Sekertariat :

     

    Sekretariat :

    THE ILLUMINATOR HEAD OFFICE

    Jl. Cicukang No. 4, Rt. 1 Rw. 6, Cisaranten, Bina Harapan, Kec Arcamanik, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

    Tlp : 022 77863681

     

    Info lebih lanjut :

    081312082666 (Dinan)

    Marketing 1 : Opic Dead (022 93563303)

    Marketing 2 : Juni (0852201106960

    Email : the_illuminator@rocketmail.com

     

     

    Pameran Purwa Rupa Angklung Indonesia Awi-awi 2010

     

    Waktu: 18-27 November 2010

    Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta

     

     

    "The Show Must Go On", Nadi Gallery 10th Anniversary

     

    Waktu: 18-28 November 2010

    Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta

     

     

    CIRI-kun: Stop Motion Animation

     

    Waktu: 15-29 November 2010

    Tempat: The Japan Foundation, Gd.Summitmas I lt.2, Jalan Jend. Sudriman kav.61-62, Jakarta

     

    Pameran, Workshop, Artis Talk & Pemutaran Film

     

    PAMERAN: Proses kelahiran Ciri –kun

    15-29 November 2010 pk. 10:00-18:00 (Rabu,Sabtu,Minggu & hari libur Nasional TUTUP).Terbuka untuk UMUM. GRATIS. Di Galeri Mini JF.Gd.Summitmas I lt. 2. Jl. Jend.Sudriman kav.61-62 Jak-Sel.

     

    WORKSHOP: Pembuatan stop motion animation.

    Senin, 29 November 2010 (khusus untuk animator)*

    15:30-18:00 workshop Stop Motion Animation oleh Firman Widyasmara. Di HAll JF. Gd. Summitmas I lt. 2 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jak-Sel

     

    *) Terbuka untuk Animator .GRATIS-semua bahan disediakan.

     

    Info pendaftaran : SEKAR (021-520-1266 Senin-Jumat).

    Mohon kirimkan CV singkat melalui pkj@jpf.or.id

     

    PEMUTARAN FILM stop motion animation & ARTIST TALK

    Senin 29 November 2010 (Terbuka untuk UMUM.GRATIS)

    Pk. 19:30-21:00

    Di Hall JF. Gd. Summitmas I lt. 2 Jl. Jend.Sudirman kav.61-62 Jak-Sel

     

     

    Village Film Festival 2010 (VFF)

     

    Waktu: 14-27 November 2010

    Tempat: Jalan Makmur No 604, Desa Jatisura, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat

     

    VFF merupakan festival residensi videomaker domestik maupun internasional. Videomaker di sini termasuk pembuat film, seniman yang biasa menggunakan media audio visual, video documentator atau bidang profesi lain yang juga menggunakan media audio visual sebagai pendekatan atau karyanya. Videomaker diajak untuk residensi selama 2 minggu. Disebar ke berbagai desa, ditempatkan di rumah penduduk untuk berkolaborasi bersama warga, komunitas, ataupun pemerintahan desa, melakukan berbagai pendekatan, hingga selanjutnya dapat membuat sebuah film kolaboratif.

     

    Info selanjutnya bisa dilihat di situs Internet :http://jatiwangiartfactory.org/2010/11/04/vff-2010-village-film-festival/

     

     

    Pameran Bersama "Silent Victim"

     

    Waktu: 05-28 November 2010

    Tempat: Bale Tonggoh, Selasar Sunaryo Art Space, Bukit Pakar Timur No.100, Bandung, Jawa Barat

     

    Kurator: Syarifuddin

     

    Bale Tonggoh Selasar Sunaryo Art Space menghadirkan lima orang perupa yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Mereka adalah Bambang B.P., Dhudung, Isa Ansory, Jonny Ramlan dan Keo Budi Harijanto. Tema Silent Victim pada pameran ini membingkai persoalan korban yang terbisukan. Tema ini sengaja tidak dibingkai secara spesifik atau ketat pada satu korban di wilayah tertentu, semisal wilayah politik. Sehingga diperoleh perspektif yang beragam mulai dari soal sejarah, rumah tangga, pembunuhan yang seperti rutin membayang di pelbagai media serta tekanan struktur sosial yang menggapai ruang psikologis.

     

     

    Pameran Seni Visual "Novemberan" DKV UK PETRA

     

    Waktu: 4-28 November 2010

    Tempat: Galeri Seni House of Sampoerna, Surabaya, Jawa Timur

     

    Kurator: Agus Koecink

     

    Peristiwa yang sangat heroik pada 10 Nopember 1945 di Surabaya, telah tercatat dalam sejarah bangsa ini sedemikian melekatnya sehingga menjadi tidak wajar ketika Indonesia, apalagi masyarakat Surabaya lupa bahwa sejengkal tanah yang dipijak adalah tanah bersejarah yang berdarah-darah. Setelah sekian lamanya peristiwa itu tercatat dalam literatur yang menjadi tugas dari penghuni Surabaya adalah bagaimana mereka mengingatnya dan menjadi refleksi dalam kehidupan kota.

     

    Para seniman:

     

    Anang Tri Wahyudi, Aristarchus Pranayama, Anvin Kurniawan, Arghubi Rachmadia, Asthararianty, Benny Wicaksono, Bertono Adi, Bing Bedjo Tanudjaja, Budi Prasetyadi, Celcea Tiffany, Nani Designani, Dhany Wijaya, Emka Satya Poetra, Erandaru, Ivan "Skinhead", Komunitas Tiada Ruang, Luri Renaningtyas, Maria Nala Damayanti, Martien Ardiyanto, Miki Rasta, Novi Irawan, Ang Siau Fang & Merry Sylvia, Obed Bima Wicandra, Victor

     

     

    Akademi Samali Versus Fight for Rice

     

    Waktu: 26 Oktober-26 November 2010

    Tempat: Fight For Rice Store, Jalan Parangtritis No. 26, Yogyakarta

     

    Akademi Samali bekerja sama dengan FFR (Fight For Rice) & Lanting studio, Penerbit Cendana Art Media, Indinesian Art Archive serta Penerbit Gajah Jambon, mengadakan acara di Yogyakarta:

     

    Workshop Komik Bersama Akademi Samali (untuk pelajar)

     

    Pameran Komik Normal (Akademi Samali) | 26 Oktober-26 November 2010 | 10.00-21.00 wib | FFR Store | Jl. Parangtritis no. 26 Yogyakarta | Buka Selasa-Minggu. Hari Senin Tutup.

     

    Informasi Errie: 0816 18 31 384 Ratna: 0817 277 7679 E: daging.tumbuh@gmail.com | http://dgtmb.blogspot.com/


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.