Ramai-Ramai Menggalang Dana Untuk Franky Sahilatua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Franky

    Franky

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejumlah artis, musisi, tokoh lintas agama, aktivis pro-demokrasi, dan politisi menggelar malam doa dan solidaritas untuk Franky Salihatua, seniman yang sebulan belakangan ini terbujur di rumah sakit General Hospital Singapura akibat menderita kanker sumsum tulang belakang.

    Hadir di acara tersebut antara lain, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, penyanyi Trie Utami, Glenn Fredly, gitaris Ian antono, artis sekaligus anggota legislator Rieke Dyah Pitaloka, Eko Patrio, Tere, aktivis pro-demokrasi Adie Massardi, dan Ray Rangkuti. Mereka membaur bersama puluhan pengunjung yang berpakaian necis.

    "Acara ini sekaligus malam penggalangan dana untuk membantu biaya berobat mas Franky. Kita ingin mas Franky bisa hadir kembali di antara kita," tutur inisiator acara, Rieke Dyah Pitaloka di Score  cafe, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin (23/8) malam.

    Di mata Rieke, Franky merupakan salah satu seniman yang turut andil memberi kesadaran politik tentang kesetaraan bagi segenap elemen masyarakat. "Dengan karya-karyanya, mas franky hadir menyadarkan bahwa kita terlahir dari rahim yang sama, yakni Indonesia," kata Rieke. “Saya terjun ke politik ini juga karena diceburkan sama mas Franky."

    Menurut Rieke, sejak dirawat di Singapura, kesehatan Franky sempat membaik. Katanya, Franky sudah bisa sedikit mengajak bercanda. Namun, mendadak hari ini kembali kolaps. "Informasi yang didapat seperti itu," jelas Rieke.

    Menurut Adik kandung Franky Sahilatua, Johny Sahilatua, pelantun tembang Lelaki dan Rembulan itu diketahui menderita kanker sumsum tulang belakang. Sebelumnya, pihak keluarga hanya menduga Franky menderita sakit ginjal. "Awalnya, Franky dibawa ke Singapura untuk identifikasi sakit ginjal. Kita tidak menyangka dokter malah mengatakan sakit kanker," ungkap Johny.

    Johny mengatakan, sejak dirawat, Franky mesti menjalani terapi setiap hari. Untuk biaya kemoterapi saja, pihak keluarga harus mengeluarkan uang sebesar $ 3000 Singapura atau sekitar Rp. 19 juta. "Saya berterimakasih atas inisiatif teman-teman membantu kakak saya. "tutur Johny.

    Acara dibuka pertama kali dengan penampilan seorang perempuan berjilbab yang mengaku sebagai penggemar Franky yang membawakan tembang Perahu Retak dan Kereta Malam secara akustik. Foto-foto Franky dari mulai merintis karir sebagai seniman, aktivis sosial, hingga terbaring lemah di atas balai sekejap demi sekejap dijadikan latar panggung.

    Malam itu, terkumpul dana sementara sekitar 119 juta dan U$$ 12.000. Malam Solidaritas untuk Franky Sahilatua ditutup dengan doa yang diimami oleh enam tokoh lintas agama yang mewakili Islam, Katolik, Protestan, Aliran Kepercayaan, Budha, dan Kong Hu Cu.

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.