Saat Pikiran dan Tubuh Terjebak dalam Balok Es

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO InteraktifYogyakarta - Sabtu malam lalu menjadi malam terdingin yang dirasakan enam penari yang tengah mempertontonkan gerak tubuhnya di Ican Galerry, Yogyakarta. Tak hanya udara dingin pada musim mbedhidhing yang dirasakan menyusup sumsum tulang. Namun mereka diharuskan berjibaku dengan balok-balok es yang mereka rengkuh dari dalam tas. Lalu dipeluk, dicium, ‘dihangatkan’ dalam dekapan dada, bahkan juga ditimang-timang dengan digoyangkan ke kiri dan kanan. Beberapa penari pun harus rela jatuh bangun saat langkah kakinya terpeleset di atas balok-balok es. Terpelanting di atas balok-balok es, bangun lagi, dan terpelanting lagi.

     

    Koreografi berjudul Dataran yang Terus ke Dasar itu merupakan pertunjukkan malam kedua dari pentas tari bertema Selamat Datang dari Bawah karya koreografer Fitri Setyaningsih. Pentas malam itu ditutup dengan aplaus penonton, seolah sebuah kelegaan setelah para penonton pun turut dibuat tegang selama pementasan berlangsung. Khawatir balok-balok es yang mereka rengkuh berjatuhan. Khawatir balok-balok es yang dingin itu membuat badan para penarinya gemetaran. Khawatir pentas pertama karya Fitri yang menggunakan balok es itu tumbang di tengah jalan. “Kami sudah mengantisipasinya dengan pengaman,” kata Fitri usai pementasan.

     

    Pengaman yang dimaksud adalah kaos tangan sintetis yang terpasang hangat di tangan masing-masing penari. Pun bubble pack yang dipasang rapat menutup tubuh penari dari bagian dada, punggung, dan perut juga dua belah tangan. “Karena saya tak ingin menyakiti para pemain,” Fitri menjelaskan.

     

    Lewat Dataran yang Terus ke Dasar, Fitri ingin menunjukkan bahwa tubuh dan pikiran manusia seolah-olah terjebak dalam balok es. Sehingga saat manusia menyatu dengan balok es, yang terjadi bukan sikap saling melawan. Namun bagaimana tubuh dan pikiran itu menyatu dengan balok es.

     

     

    PITO AGUSTIN RUDIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.