Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Profil Anggy Umbara Sutradara Film Horor Vina: Sebelum 7 Hari

image-gnews
Anggy Umbara. youtube
Anggy Umbara. youtube
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSatu film horor kembali meramaikan dunia perfilman Indonesia yang berjudul Vina: Sebelum 7 Hari. Film garapan Anggy Umbara ini diangkat dari kisah nyata yang telah meraih lebih dari 3 juta penonton sampai hari ke-9 penayangan. 

“Sampai hari ke 9, 3.583.840 orang ingin membela keadilan Almarhumah Vina” tulis keterangan dalam unggahan Instagram @vinasebelum7hari.movie, pada 17 Mei 2024.

Meskipun jutaan orang sudah menyaksikan kisah pembunuhan Vina, tetapi beberapa orang memberikan kritik terhadap film ini. Beberapa orang menilai film ini mengeksploitasi korban untuk mendatangkan keuntungan. Tidak sedikit pula orang yang ingin memboikot film karya Anggy Umbara ini di bioskop sebagai bentuk penghormatan kepada Vina. 

Lantas, bagaimana sebenarnya sosok Anggy Sumbara, sutradara yang mengarahkan proses pembuatan film ini?

Berdasarkan indonesianfilmcenter, Anggy Umbara lahir pada 21 Oktober 1980 di Jakarta yang merupakan sutradara film berbakat. Sebelum menjadi sutradara, ia mengawali karier sebagai penulis skenario sejak masih menempuh pendidikan jenjang sekolah menengah atas (SMA). Lalu, ia mulai melebarkan sayap ke ranah lain sebagai editor pada usia 20 tahun. Masih tetap meneruskan hobinya menulis, ia mulai duduk di kursi penyutradaraan satu tahun kemudian melalui debut dalam video musik band Metal, Purgatory.

Pada awal 2004, Anggy meneruskan niatnya dengan serius menjadi sutradara dalam industri periklanan dan video musik. Ratusan iklan dan puluhan video musik dari berbagai artis digarap oleh Anggy. Adapun, artis yang membuat video musik dengan sentuhan tangan Anggy, seperti Dewa 19, Agnes Monica, D'masiv, Bunga Citra Lestari, Indah Dewi Pertiwi, Letto, Afgan, Nidji, Samsons, Sherina, Peterpan, Geisha, Ridho Rhoma, Iwan Fals, dan ST 12. Bahkan, ia juga pernah menyutradarai video musik Indah Dewi Pertiwi yang dikabarkan sampai mendapat pendapatan sebesar Rp1 miliar.

Barulah, pada 2012, Anggy memulai karya perdana di industri film layar lebar melalui film Mama Cake. Namun, film perdananya kurang mendapatkan kesuksesan komersial di box office. Meskipun tidak meraih kesuksesan, tetapi ia tidak pantang menyerah untuk tetap menyelami dunia perfilman. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Satu tahun setelah perilisan Mama Cake, Anggy membuat film yang bekerja sama dengan Falcon Pictures berjudul Coboy Junior The Movie. Melalui film ini, ia berhasil meraih kesuksesan dengan pencapaian mendatangkan lebih dari 700.000 penonton. Sejak film Coboy Junior The Movie, nama Anggy mulai melambung sebagai sutradara.

Setelah itu, ia meraih pencapaian lebih tinggi melalui Comic 8 yang dalam 11 hari penayangannya sudah menembus angka satu juta penonton. Selanjutnya, ia semakin sering membuat beberapa film dengan beragam genre, seperti 3 (2015), Suzzana: Bernapas dalam Kubur (2018), Sabar Ini Ujian (2020), dan Jin & Jun (2023). Bahkan, melalui film 3, ia memenangkan Festival Film Bandung sebagai Sutradara Terpuji.

Saat ini, film terbaru Anggy Umbara berjudul Vina: Sebelum 7 Hari masih tayang di bioskop Tanah Air. Film yang ramai dibicarakan publik ini dibintangi oleh Nayla Purnama, Lydia Kandou, Yusuf Mahardika, Gisellma Firmansyah, dan Fahad Haydra.

RACHEL FARAHDIBA R  | RADEN PUTRI

Pilihan Editor: Begini Kisah Nyata Film Vina: Sebelum 7 Hari, Ketujuh Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup Ada yang Buron

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Janji Kapolri Listyo Sigit dalam Pengusutan Kasus Pembunuhan Vina

1 hari lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ditemui di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Riau usai Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2024 pada Sabtu, 1 Juni 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Janji Kapolri Listyo Sigit dalam Pengusutan Kasus Pembunuhan Vina

Adang Daradjatun meminta Polri meningkatkan penyidikan kasus pembunuhan Vina dengan mengedepankan SCI.


Peradi Minta Iptu Rudiana Segera Muncul ke Publik Ungkap Kebenaran Kasus Pembunuhan Vina

1 hari lalu

Iptu Rudiana orang tua Eki dalam kasus pembunuhan 'Vina Cirebon. FOTO/Instagram
Peradi Minta Iptu Rudiana Segera Muncul ke Publik Ungkap Kebenaran Kasus Pembunuhan Vina

Tim Peradi melaporkan Iptu Rudiana ke Bareskrim atas dugaan kesaksian palsu dalam kasus pembunuhan Vina.


Babak Baru Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Orang Tua Terpidana Melaporkan Ayah Korban

1 hari lalu

Tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) melaporkan Rudiana, ayah dari Muhamad Rizky Rudiana (Eky), soal dugaan kesaksiaan palsu dan penganiayaan 7 terpidana kasus Vina Cirebon ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 17 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Babak Baru Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Orang Tua Terpidana Melaporkan Ayah Korban

Orang tua Hadi Saputra meyakini putranya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Ia melaporkan Rudiana, ayah Eky, ke Bareskrim.


7 Terpidana Kasus Vina Surati Dirjen PAS, Minta DIkembalikan ke Lapas Cirebon

1 hari lalu

Tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) melaporkan Rudiana, ayah dari Muhamad Rizky Rudiana (Eky), soal dugaan kesaksiaan palsu dan penganiayaan 7 terpidana kasus Vina Cirebon ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 17 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
7 Terpidana Kasus Vina Surati Dirjen PAS, Minta DIkembalikan ke Lapas Cirebon

Para terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky itu mulai dipindahkan ke Bandung sejak Pegi Setiawan ditetapkan sebagai tersangka.


Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Laporkan Ayah Eky ke Bareskrim Atas Dugaan Penganiayaan

1 hari lalu

Tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) melaporkan Rudiana, ayah dari Muhamad Rizky Rudiana (Eky), soal dugaan kesaksiaan palsu dan penganiayaan 7 terpidana kasus Vina Cirebon ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 17 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Laporkan Ayah Eky ke Bareskrim Atas Dugaan Penganiayaan

Terpidana kasus pembunuhan Vina melaporkan Rudiana yang adalah ayah Eky ke Bareskrim atas dugaan penganiayaan dan intimidasi.


Pegi Setiawan Bebas, Kabareskrim: Kita Tidak Akan Memaksakan Seseorang Menjadi Tersangka

3 hari lalu

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada memberikan keterangan saat konferensi pers kasus Penggelapan (International Mobile Equipment Identity) IMEI di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 28 Juli 2023. Kabareskrim Badan Reserse Kriminal (Bareskirm) Polri menetapkan enam tersangka dalam kasus pelanggaran IMEI di Indonesia, aksi ilegal ini dilakukan pada 10-20 Oktober 2022 lalu. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Pegi Setiawan Bebas, Kabareskrim: Kita Tidak Akan Memaksakan Seseorang Menjadi Tersangka

Soal kasus Pegi Setiawan, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada menyatakan penyidik tidak akan memaksakan seseorang menjadi tersangka.


Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

3 hari lalu

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Wahyu Widada. Tempo/Febri Angga Palguna
Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

Proses evaluasi penyidik kasus Vina Cirebon dilakukan oleh Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.


Dugaan Kesaksian Palsu Aep dan Dede di Kasus Vina Cirebon, Bareskrim Polri Kumpulkan Keterangan

3 hari lalu

Aep saksi kasus Vina Cirebon. Foto : Youtube
Dugaan Kesaksian Palsu Aep dan Dede di Kasus Vina Cirebon, Bareskrim Polri Kumpulkan Keterangan

Bareskrim Polri masih mengumpulkan bahan keterangan sebagai upaya tindak lanjut pelaporan Aep dan Dede yang diduga beri kesaksian palsu kasus Vina Cirebon.


Cerita Pegi Setiawan Detik-Detik Ditangkap Polisi dan Kaki Diinjak Penyidik

5 hari lalu

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024. Polda Jabar berhasil menangkap Pegi Setiawan alias perong atas dugaan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2015 silam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Cerita Pegi Setiawan Detik-Detik Ditangkap Polisi dan Kaki Diinjak Penyidik

Pegi Setiawan menceritakan detik-detik dirinya ditangkap personel Polda Jawa Barat atas tuduhan pelaku pembunuhan Vina dan Eky


DPR Soroti Pergantian Penyidik Kasus Vina Setelah Pegi Setiawan Bebas

5 hari lalu

Kerabat memeluk ibu Pegi Setiawan, Kartini, usai putusan sidang praperadilan tersangka kasus Vina Cirebon, di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, 8 Juli 2024. Hakim mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan yang membuat status tersangka yang ditetapkan penyidik Polda Jawa Barat terhadap Pegi Setiawan tidak sah dan dinyatakan batal demi hukum. TEMPO/Prima Mulia
DPR Soroti Pergantian Penyidik Kasus Vina Setelah Pegi Setiawan Bebas

Dewan Perwakilan Rakyat menyoroti sikap Polri yang tetap mengupayakan penyidikan kasus kematian Vina dan Eky.