Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Deddy Mizwar dan Nenek Ariel Tatum Pemeran Film Arie Hanggara, Kisah Tragis Bocah 7 Tahun

image-gnews
Arie Hanggara. youtube.com
Arie Hanggara. youtube.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Film Arie Hanggara adalah sebuah karya sinematik yang mengambil inspirasi dari kisah nyata, yaitu salah satu kasus tragis kekerasan terhadap anak di Indonesia. 

Kisah ini terinspirasi dari peristiwa nyata. Pada 8 November 1984,seorang anak bernama Arie Hanggara meninggal secara tragis setelah mengalami penyiksaan yang kejam dari ayahnya, Machtino, dan ibu tirinya, Santi. 

Film ini, yang dirilis setahun setelah kejadian, tepatnya pada 1985, menampilkan sejumlah aktor ternama saat itu antara lain Deddy Mizwar, Cok Simbara, Yan Cherry Budiono, Zaenal Abidin, Joice Erna, Nani Wijaya, Anissa Sitawati, Mien Brodjo, Rachmat Hidayat, dan Sofia WD.

Joice Erna ini merupakan nenek aktris Ariel Tatum, dari garis ibu. Ia aktris yang populer pada dekade 1970-1980-an, dan pernah memenangi Piala Citra di Festival Film Indonesia 1978.

Film Arie Hanggata ini diproduksi PT Tobali Indah Film dan sempat dinyatakan sebagai salah satu film terlaris pada masanya.

Jejak digital dari film ini pun sekarang dapat ditemukan di beberapa situs berbagi video. Berdasarkan ceritanya, film rilisan 1985 ini tidak jauh berbeda dengan kejadian ataupun kesaksian yang diutarakan oleh Machtino dan Santi sebagai sosok orang tua.

Namun, dalam film tersebut, sosok Machtino Eddiwan, ayah Arie Hanggara, diganti dengan karakter bernama Tino Ridwan yang diperankan oleh Deddy Mizwar.

Sinopsis Film Arie Hanggara

Cerita bermula dari Tino (Deddy Mizwar), seorang pengangguran yang malas dan tidak memiliki pekerjaan, serta memiliki harga diri yang tinggi. Konflik muncul ketika Tino dan istrinya, Dahlia (Anissa Sitawati), sering bertengkar. Akibat pertengkaran tersebut, Dahlia memutuskan kembali ke Depok, sementara Tino menitipkan anak-anak mereka di rumah neneknya. Sementara itu, Tino menjalin hubungan dengan Santi (Joice Erna).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di rumah kontrakan kecil, hidup 5 orang, yaitu Tino, Santi, serta 3 anak Tino dari istri pertama, Ari, dan Andi. Anak ketiga, Arki, adalah anak dari Dahlia. Tino menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap anak-anaknya, dan Ari, anak kedua, sering kali melanggarnya. Ari cenderung pendiam di sekolah dan seringkali mencuri uang dari temannya.

Dalam usahanya untuk mengatasi perilaku Ari yang bermasalah, Tino merencanakan untuk membawanya ke pesantren. Namun sebelum rencana itu bisa terealisasi, Ari melakukan kesalahan lain, yang mengikuti kesalahan kakaknya. Arie, meskipun sebelumnya tidak bersalah, meminta agar dia juga dihukum.

Tino, yang semakin kesal, terus memukuli Arie, dan akhirnya merasa lelah menghadapi sikap Arie. Dia mengancam Arie dengan hukuman baru, yang melarang Arie minum tanpa seizin Tino. Namun, saat Arie mencoba untuk minum, Tino mendengar suara gesekan gelas dan memberinya hukuman tambahan hingga larut malam.

Pada pagi hari, Tino dan Santi menemukan Arie dalam keadaan tidak sadarkan diri dan segera membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, Arie sudah tidak bernyawa saat mereka tiba di sana. Tino merasa sangat menyesal dan menangis melihat Arie yang telah meninggal dunia. Dahlia, setelah mendengar berita tersebut, merasa sangat terpukul dan marah pada Tino.

Akibat peristiwa tragis ini, Tino dan Santi didakwa atas tuduhan penyiksaan terhadap anak-anak mereka. Masyarakat marah dan menuntut hukuman berat bagi keduanya. Koran-koran nasional menampilkan berita kematian Arie sebagai hasil dari perceraian orang tua yang berujung pada tragedi yang memilukan itu.

ANGELINA TIARA PUSPITALOVA I  ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Pilihan Editor: Ingat Kematian Arie Hanggara 39 Tahun Lalu, Catatan Gelap Perlindungan Anak di Indonesia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dibintangi Raditya Dika dan Ariel Tatum, Sinopsis dan Pemeran Catatan Harian Menantu Sinting

2 hari lalu

Catatan Harian Menantu Sinting. Foto: Instagram.
Dibintangi Raditya Dika dan Ariel Tatum, Sinopsis dan Pemeran Catatan Harian Menantu Sinting

Film Catatan Harian Menantu Sinting dari rumah produksi Soraya Intercine Films akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Juli 2024


Kabar Baru Prilly Latuconsina: Menang Aktris IKJ Awards 2024, Rilis Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis?

8 hari lalu

Prilly Latuconsina memenangi penghargaan oleh Institut Kesenian Jakarta atau disebut IKJ Awards. Instagram
Kabar Baru Prilly Latuconsina: Menang Aktris IKJ Awards 2024, Rilis Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis?

Kabar terbaru dari aktris Prilly Latuconsina raih sebagai Aktris IKJ Awards 2024 dan luncurkan film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis? bersama Dikta.


KPAI Minta Polisi Profesional Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Afif Maulana

15 hari lalu

Kuasa hukum Keluarga korban penyiksaan berujung kematian anak berstatus pelajar SMP (AM, 13) Direktur LBH Padang, Indira Suryani bersama YLBHI, KontraS, dan organisasi masyarakat sipil (tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Kepolisian lainnya) saat menyampaikan update temuan dan proses advokasi kasus terkait di Gedung YLBHI Jakarta, Selasa 2 Juli 2024. LBH Padang memiliki banyak temuan, termasuk saksi-saksi yang sampai saat sekarang tidak/belum diperiksa oleh kepolisian. TEMPO/Subekti.
KPAI Minta Polisi Profesional Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Afif Maulana

KPAI mendesak Kepala Kepolisian RI bersikap tegas dan profesional dalam mengungkap dugaan penganiayaan Afif Maulana.


Santriwati Pondok Pesantren Al Aziziyah Meninggal, Diduga Korban Perundungan

19 hari lalu

Kedatangan jenazah Nurul Izatih, santriwati korban perundungan untuk diotopsi di RS Bhayangkara Polda NTB foto : istimewa Kuasa Hukum korban
Santriwati Pondok Pesantren Al Aziziyah Meninggal, Diduga Korban Perundungan

Dugaan perundungan itu muncul karena sebelum meninggal, Nurul Izatih, sempat bercerita ia dipukuli oleh tiga temannya sesama santri di ponpes itu.


Pekerja Rumah Tangga Tewas Akibat Lompat dari Atap, Empat Orang Jadi Tersangka

42 hari lalu

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain dan Ketua DPRD Gatot Wibowo saat mengunjungi korban CC, ART yang lompat dari rumah majikannya, di RSUD Kabupaten Tangerang, Sabtu, 1 Juni 2024. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Pekerja Rumah Tangga Tewas Akibat Lompat dari Atap, Empat Orang Jadi Tersangka

Polisi menetapkan empat orang tersangka dalam insiden pekerja rumah tangga (PRT) yang tewas akibat melompat dari atap rumah majikan Cimone Permai.


Libatkan Banyak Pihak untuk Tangani Kesehatan Mental Anak

59 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. momtastic.com
Libatkan Banyak Pihak untuk Tangani Kesehatan Mental Anak

Persoalan anak yang sedang marak adalah kekerasan akibat kesehatan mental anak yang tingkat emosionalnya tidak terkendali sehingga perlu rehabilitasi.


Selain Vina: Sebelum 7 Hari, Ini 4 Film Indonesia Diangkat dari Kisah Nyata yang Tragis

18 Mei 2024

Beberapa adegan di Film Vina: Sebelum 7. Foto: Instagram/@finasebelum7harifilm.
Selain Vina: Sebelum 7 Hari, Ini 4 Film Indonesia Diangkat dari Kisah Nyata yang Tragis

Selain film Vina: Sebelum 7 Hari, berikut beberapa film Indonesia yang juga diangkat dari kisah nyata tragis dari para tokohnya.


Film Festival Kurang Populer, Ario Bayu Tak Bisa Salahkan Selera Publik

22 April 2024

Ario Bayu. (Tempo/Thea Fathanah)
Film Festival Kurang Populer, Ario Bayu Tak Bisa Salahkan Selera Publik

Penyelenggaraan FFI dapat memberdayakan produksi film lokal Indonesia dan membuka ruang bagi film festival agar lebih dikenal.


Tembus 2,5 Juta Penonton di Hari ke-9, Siksa Kubur Akan Tayang di 7 Negara

20 April 2024

Poster film Siksa Kubur. Dok. Poplicist
Tembus 2,5 Juta Penonton di Hari ke-9, Siksa Kubur Akan Tayang di 7 Negara

Film Siksa Kubur juga direncanakan akan tayang di tujuh negara di Asia dan Luar Asia.


Pelaku Kekerasan Anak Biasanya Punya Gangguan Mental

5 April 2024

Ilustrasi kekerasan pada anak. health. wyo.gov
Pelaku Kekerasan Anak Biasanya Punya Gangguan Mental

Psikolog menyebut para pelaku kekerasan anak cenderung memiliki gangguan kesehatan mental dan biasanya orang terdekat.