Ikut Bersuara Soal Penembakan Anggota FPI, Rachel Maryam: Ini Soal Kemanusiaan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Rachel Maryam, tiba untuk menghadiri Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Rachel Maryam, tiba untuk menghadiri Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -  Aktris film, Rachel Maryam ikut bersuara mengenai penembakan anggota FPI pada Senin dinihari, 7 Desember 2020. Ia menekankan, terbunuhnya enam laskar FPI adalah masalah kemanusian. Pernyataannya itu ia sampaikan di akun Instagramnya, Kamis, 17 Desember 2020.

    "Bagi saya, ini bukan soal FPI. Bukan juga soal Islam atau bukan. Tapi masalah kemanusiaan. 6 nyawa manusia dihilangkan dengan angkuhnya oleh mereka yang telah mengambil peran Tuhan. Semoga kebenaran menemukan jalannya," tulis Rachel pada layar yang diunggahnya itu. Ia memberikan keterangan unggahannya dengan, "Bismillahirrohmanirrohiim."

    Keenam laskar FPI yang bertugas mengawal Rizieq Shihab itu ditembak polisi di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50 pada Senin dinihari, 7 Desember 2020 sekitar pukul 00.30. Menurut polisi, hal itu dilakukan lantaran mereka menyerang polisi dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam. 

    Massa aksi 1812 melantunkan shalawat sebelum dibubarkan paksa oleh petugas gabungan di Jl Abdul Muis, Jakarta, Jumat, 18 Desember 2020. Petugas gabungan dari unsur TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta memukul mundur massa yang menolak dibubarkan guna menghindari kerumunan. Sebanyak 5.000 personel gabungan mengawal dan mengamankan unjuk rasa 1812 di kawasan MH Thamrin. Dalam aksi tersebut ada tiga tuntutan diserukan yakni meminta kasus penembakan enam anggota laskar FPI diusut tuntas, mendesak agar Imam Besar FPI Muhammada Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat, dan setop diskriminasi hukum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tapi keterangan itu dibantah Sekretaris Umum FPI Munarman. Menurut Munarman, setiap anggota FPI dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan peledak, serta terbiasa dengan 'tangan kosong'. Dia menilai polisi telah memutarbalikkan fakta mengenai senjata ini.

    Di Instagram Storynya, Rachel menautkan penjelasan keluarga yang diarsipkan Narasi untuk program Mata Najwa. Di situ tertulis keterangan Anandra, kakak dari Muhammad Suci Khadavi dan Dainuri, ayah dari Luthfil Hakim saat melihat jenazah keluarga mereka yang menjadi korban. Rachel menambahkan emotikon menangis untuk menggambarkan perasaannya sebagai ibu yang akan berduka jika mengalami peristiwa itu. 

    Anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu kemudian mengunggah di Instagram Storynya unggahan Tempodotco pada Sabtu, 19 Desember 2020 yang membahas headline Koran Tempo terbitan hari ini. Di situ dijelaskan Komnas HAM menelisik kejanggalan pengintaian rombongan Rizieq Shihab yang berujung penembakan anggota FPI itu hingga tewas. 

    Unggahan Rachel Maryam ini memancing komentar netizen, kebanyakan dukungan atas keberaniannya menunjukkan sikapnya. Mereka menitipkan Rachel agar ikut mengawal kasus ini sebagai anggota DPR. "Mohon dikawal kasusnya Ibu Dewan Yth, karena semua jenazahnya ada luka tembak lebih dari 1 peluru," tulis @g***jar*****. 

     
     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?