Persaingan Tom and Jerry Segera Tampil Dalam Film Live Action

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Tom and Jerry. comicbook.com

    Film Tom and Jerry. comicbook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Warner Bros Pictures baru-baru ini meluncurkan trailer untuk film live action dari "Tom and Jerry". Film itu dijadwalkan rilis di layar lebar pada 2021.

    Sesuai jenisnya, si kucing Tom dan si tikus Jerry tidak berformat dua dimensi, namun agak menyerupai tiga dimensi. Seperti dilansir Variety Kamis 19 November 2020, mereka pun beradu peran dengan aktor langsung dan set dunia nyata.

    Aktris Chloë Grace Moretz berperan sebagai perencana acara yang disewa oleh sebuah hotel untuk mengatur pernikahan, tetapi dia juga diharapkan untuk menyingkirkan si tikus Jerry dari kediamannya baru-baru ini di dalam dinding gedung.

    Ditulis oleh Kevin Costello dan didasarkan pada karakter klasik Joseph Barbera dan William Hanna, "Tom and Jerry" menghidupkan kembali persaingan yang telah berlangsung puluhan tahun karena Tom diminta untuk membantu mengeluarkan Jerry dari tempat sebelum tanggal pernikahan tiba.

    Ilustrasi kartun Tom and Jerry. Movie Poster Image Art/Getty Images

    Namun, kedua musuh jenaka ini harus segera belajar untuk berkolaborasi dengan karakter Moretz. Mereka menyadari seseorang di staf hotel secara aktif bekerja melawan mereka bertiga.

    Dengan persaingan yang sudah berlangsung selama 80 tahun, ini adalah langkah maju baru bagi duo kucing dan tikus.

    Film ini menjadi yang terbaru dalam sejarah panjang proyek Tom and Jerry, dengan film pendek pertama dimulai pada tahun 1940. Hingga saat ini, terdapat 164 film pendek animasi, berbagai serial televisi, dan beberapa film yang terhubung dengan nama "Tom and Jerry" .

    Film yang akan datang juga dibintangi oleh Michael Peña, Rob Delaney, Colin Jost dan Ken Jeong. Film ini disutradarai oleh Tim Story dan diproduksi oleh Chris DeFaria.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.