Dibanjiri Protes, Netflix Ubah Poster Promosi Film Cuties

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Cuties. (Youtube)

    Film Cuties. (Youtube)

    TEMPO.CO, Jakarta -Netflix memutuskan untuk mengganti poster film Prancis berjudul Cuties setelah dituduh melakukan eksplotasi seksual terhadap gadis-gadis di bawah umur. Netlix meminta maaf karena poster tersebut dianggap banyak kalangan tidak pantas digunakan untuk film pemenang penghargaan internasional itu.

    "Itu tidak baik, juga tidak mewakili film Prancis ini yang memenangkan penghargaan di Sundance. Kami sekarang telah memperbarui gambar dan deskripsi," kata juru bicara Netflix, dikutip dari NY Times, Sabtu, 22 Agustus 2020.

    Poster asli Netflix yang mempromosikan Cuties di layanan streaming film menampilkan gambar empat gadis muda yang dinilai berpose provokatif. Keluhan banyak diunggah oleh warganet melalui Twitter dan trailer Cuties di kanal YouTube Netflix. Sekarang, poster promosi menunjukkan aktris utama, Fathia Youssouf, yang diambil gambar dari balik bahunya.

    Film Cuties, debut oleh Maïmouna Doucouré di film feature, telah dipuji karena mempertanyakan bagaimana masyarakat dan media sosial menekan anak-anak bertindak secara seksual dan eksplisit. Doucouré dinobatkan sebagai sutradara terbaik dalam kategori sinema dunia pada Festival Film Sundance tahun ini dan mendapat perhatian khusus pada festival Berlinale tahun ini di Jerman.

    Protes mulai muncul pada Selasa pekan lalu setelah Netflix menerbitkan trailer untuk Cuties secara daring. Ini dengan cepat menuai kritik, begitu pula karya seni filmnya. Beberapa pihak masih menyerukan agar film, yang dijadwalkan tayang di Netflix pada 9 September, dihapus dari layanan streaming.

    Satu petisi online, yang memiliki lebih dari 170 ribu tanda tangan pada Jumat, 21 Agustus 2020, mendesak Netflix untuk tidak merilisnya. Kebanyakan dari penanda tangan petisi berpendapat Netflix secara tidak langsung mempromosikan budaya "pedofilia" di platformnya.Ilustrasi Netflix. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

    Film itu sendiri - dirilis dengan judul Mignonnes di Prancis - tidak menyebabkan perselisihan semacam itu. Film ini mengikuti kisah Amy (Youssouf) yang berusia 11 tahun saat dia berjuang untuk menemukan tempatnya dalam hidup. Di rumah, Amy harus menyenangkan ibunya, seorang Muslim dari Senegal, tetapi dia tertarik pada sekelompok teman yang memiliki kelompok tari sendiri.

    Di Prancis,  film tersebut dirilis di bioskop pada 19 Agustus, "Cuties" tidak menimbulkan kontroversi. Para pengulas di Sundance juga tidak melihat film itu sebagai fetisisme.

    Sementara itu, perubahan pada karya seni hanyalah contoh terbaru Netflix menghadapi tekanan untuk menghapus konten dari platform streaming film dengan alasan moral. Pada Juli, Netflix membatalkan produksi serial di Turki setelah pihak berwenang menolak izinnya karena pertunjukan tersebut menyertakan karakter homoseksual.

    Pada 2018, Netflix juga memenuhi permintaan dari pemerintah Arab Saudi dan menghapus satu episode acara Patriot Act With Hasan Minhaj dari platform di negara tersebut karena menyertakan kritik terhadap Putra Mahkota Mohammed bin Salman.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H