Foto Dokter Tirta Nongkrong di Holywings Buat Heboh Warganet

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr. Tirta, influencer, dokter, dan pengusaha sepatu lokal memberi keterangan soal undangan BNPB. Instagram.com

    Dr. Tirta, influencer, dokter, dan pengusaha sepatu lokal memberi keterangan soal undangan BNPB. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter yang juga pengusaha dan influencer, Tirta Mandira Hudhi atau akrab disapa Dokter Tirta selama ini dikenal vokal untuk menyuarakan kampanye protokol kesehatan untuk mengurangi panyebaran vrus corona. Tak cuma menganjurkan cuci tangan dan memakai masker, ia juga mengingatkan untuk selalau menjaga jarak atau physical distancing.

    Namun baru-baru ini beredar fotonya di salah satu cabang Hollywings, restoran sekaligus bar. Di foto yang diunggah oleh akun Instagram restoran @holywingsspotlight itu tampak dokter Tirta tengah berdiri berangkulan bersama dua temannya. Ketiganya mengenakan masker.

    "@dr.tirta aja sudah mampir dan menikmati #holywingsnewnormal sekaligus mengecek protokol kita Holy People. Kalian kapan?" tulis akun tersebut sebagai keterangan foto, Jumat, 12 Juni 2020.

    Foto tersebut langsung membuat heboh waganet. Nama dokter Tirta pun mendadak trending di jagat Twitter. Meskipun mengenakan masker, warganet menuduh Dokter Tirta melanggar ucapannya sendiri untuk selalu menjaga jarak. Mereka juga kesal karena di saat  kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin meningkat selama masa New Normal, dokter Tirta justru mampir ke tempat seperti itu.

    Melihat reaksi warganet, Dokter Tirta yang bersiap bertemu relawan dan tenaga kesehatan di Makassar memberikan tanggapannya lewat cuitan di Twitter. "Trending lho ane.
    Hahahaahaha again and again. Padahal lagi persiapan ke makassar. Makasih yg udah viralin campaign Newnormal di hw. Holywings skrng jadi restoran Live music ga ada karena saran dari saya," cuit Dokter Tirta, Minggu, 14 Juni 2020.Holywings mengunggah saat dokter Tirta mampir. Instagram/Holywingsspotlight

    Terkait hujatan dari warganet, ia mengaku menerimanya dengan ikhlas. "Yowislah yooo. Pro kontra selalu ada. Hujatan d trima dengan ikhlas. See u di makassar guys !3 hari ke sana bareng temen temen relawan dan nakes d mks," cuit Dokter Tirta lagi.

    Sebelumnya, dia juga sempat menjawab pertanyaan dari warganet di akun Instagram tentang  foto tersebut. "Tidak semua hal perlu saya klarifikasi. Yang jelas saya dan @holywingsindonesia lagi buat masker bareng dan kemarin bagi masker. Kalau mau dibahas di Twitter saya sudah bodo amat juga. Suka-suka mereka. Hehehe. @holywingsindonesianya juga santai-santai saja. Kecuali nama mereka dituduh aneh-aneh," jawab Dokter Tirta.

    Tak hanya Dokter Tirta, pihak Holywings Indonesia pun ikut memberikan klarifikasi lewat Instagram resmi mereka pada Minggu, 14 Juni 2020. Klarifikasi ini juga diunggah ulang dokter Tirta di instagramnya.

    Menurut mereka, dokter Tirta datang ke Hollywings cabang Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan satu tujuan. "Sebenarnya dr. Tirta datang ke Hollywing gunawarman karena kita sedang melakukan kolaborasi masker Hollywings x dr. Tirta," tulis akun tersebut.

    Dokter Tirta, lanjut mereka, juga datang untuk mengingatkan agar pelanggan yang datang ke Holywings wajib menggunakan masker, mengikuti protokol new normal. "Setelah itu kami membagikan masker kolaborasi kepada beberapa orang, dan foto yang tersebar di social media merupakan foto dokumentasi bersama dr Tirta," tulis perwakilan Holywings Indonesia.

    Mengenai foto yang tersebar, Hollywings Indonesia mengaku foto tersebut merupakan dokumentasi bersama dokter Tirta. Foto tersebut tersebar luas setelah admin mereka tak sengaja menaikkaanya dengan tujuan awal untuk mempromosikan masker. "Jadi sebagai perwakilan Hollywings kami meminta maaf atas kesalahpahamannya yang terjadi," tulis akun Hollywings Indonesia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.