Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sebut Kaesang Pangarep Penipu, Warganet Kena Semprot Chef Arnold

Reporter

image-gnews
Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menjadi perbincangan di Twitter setelah salah satu warganet menuding dirinya sebagai penipu dan makelar sepatu Compass.

Kejadian ini bermula saat Kaesang Pangarep menerima mention dari seorang netizen yang mengunggah sebuah tangkapan layar unggahan netizen lainnya di Facebook. Dalam tangkapan layar, si pemilik akun sedang mencari seorang pria yang diketahui merupakan pelaku penipuan dengan modus penjualan sepatu Compass. Ia juga melengkapi unggahannya dengan foto si pelaku.

Seorang warganet dengan akun @HartYuzril lalu mengunggah tangkapan layar tersebut ke Twitter sambil menandai akun Twitter Kaesang Pangarep. ""Alig nih, anak Presiden ikut-ikutan jadi makelar Compass. Mana nipu lagi wkwkwk @kaesangp" tulis pemilik akun tersebut.

Melihat rekannya dituduh seperti itu, Arnlod Poernomo atau yang dikenal dengan panggilan Chef Arnold yang tidak terima langsung memberikan teguran. "Kalo mau bercanda atau bikin hoax pakai otak dikit @HartYuzril. Tangkep polisi orang tua mu malu sama modelmu," tulis Arnold di Twitternya pada Minggu, 22 Maret 2020.Chef Arnold. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sadar bahwa cuitannya menimbulkan kegaduhan, netizen yang menuding Kaesang Pangarep sebagai makelar dan penipu ini lalu menyampaikan permintaan maafnya. Dia menjelaskan bagaimana bisa mendapatkan foto yang mirip dengan Kaesang.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada Mas Kaesang atas cuitan saya yang tidak pantas. Foto dari cuitan tersebut saya temukan dari salah satu grup jual beli di Facebook," katanya.

Dia berharap permintaan maaf itu bisa diterima oleh Kaesang dan kejadian ini bisa menjadikannya pembelajaran dalam bersosial media. Dia juga mengatakan tak ada niat buruk dengan cuitan tersebut. Namun tidak disangka cuitannya tersebut mendapatkan respons negatif dan dia menyadari akan hal tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Niat awal saya membuat cuitan tersebut hanya untuk lucu-lucuan karena dalam foto tersebut ada kemiripan dengan Mas Kaesang akan tetapi saya sadari bahwa kata-kata dalam cuitan saya sangat tidak pantas dan tidak berujung pada lucu akan tetapi lebih mengarah ke pencemaran nama baik dan memfitnah serta mencela Mas Kaesang," katanya.Gibran Rakabuming Raka dan Chef Arnold menyaksikan aksi Kaesang Pangarep yang tengah meracik makanan di sela peresmian Goola X Mangkok Ku di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. TEMPO/Nurdiansah

Permintaan maaf tersebut disambut baik oleh Kaesang. Melalui DM Kaesang mengingatkan untuk lebih berhati-hati lagi dalam bersosial media termasuk dalam pemilihan kata-kata.

Kaesang pun berterima kasih sudah membuat permintaan maaf kepadanya dan sudah diterima dengan baik. "Jangan karena ada hal ini mas jadi tidak bersosmed, jadikan hal ini untuk lebih berhati-hati. Semangat terus mas dan jaga kesehatan," tulis Kaesang.

Namun ternyata permintaan maaf tersebut tidak disambut baik oleh Arnold. Menurut dia, kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan hanya diselesaikan dengan permintaan maaf.

"Terlalu sering, terlalu gampang, terlalu enak hanya sekedar 'maaf' dan minta untuk dimaafkan! Mungkin Pisang bisa maafkan tapi saya sebagai teman tapi ga dekat, dan sebagai sahabat yang tidak dianggap sahabat, saya tidak terima, hukum tetap berjalan," tulis Chef Arnold.

MARVELA

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Atas Dasar Perintah Jokowi di Rapat Kabinet

34 menit lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian yang juga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pertanyaan kepada saksi saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam sidang tersebut Syahrul dan tim kuasa hukumnya menghadirkan dua saksi meringankan, antara lain Abdul Malik Faisal selaku Staf Ahli Gubernur Sub-bidang Hukum Pemprov Sulawesi Selatan dan Rafly Fauzi selaku mantan honorer di Dirjen Holtikultura Kementan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Atas Dasar Perintah Jokowi di Rapat Kabinet

Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemotongan uang ke para pejabat di Kementan atas dasar instruksi Jokowi di rapat kabinet.


Jokowi Deklarasi Perang Judi Online: Satgas Segera Rampung

9 jam lalu

Banyak orang melakukan judi online karena ingin kaya secara instan. Padahal, ada banyak bahaya judi online. Mulai dari masalah finansial hingga kesehatan. Foto: Canva
Jokowi Deklarasi Perang Judi Online: Satgas Segera Rampung

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah secara serius memberantas judi online.


Jokowi Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Judi, Jangan Judi, Jangan Judi Online

9 jam lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Jokowi Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Judi, Jangan Judi, Jangan Judi Online

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti masalah sosial yang timbul akibat judi online.


Majelis Rakyat Papua Usul ke Jokowi Pertimbangkan Pemekaran Mimika

11 jam lalu

Agustinus Anggaibak, Ketua Majelis Rakyat Papua, Papua Tengah dan Koordinator MRP se-Papua memberikan keterangan  usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 12 Januari 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Majelis Rakyat Papua Usul ke Jokowi Pertimbangkan Pemekaran Mimika

Koordinator MRP se-Papua Agustinus Anggaibak, mengklaim pemekaran dibutuhkan demi kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikan usai bertemu Jokowi.


Jokowi Buka Jakarta Fair 2024

11 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat memberi keterangan pers di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 10 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Buka Jakarta Fair 2024

Presiden Jokowi secara resmi membuka Jakarta Fair di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.


Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

11 jam lalu

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Bahlil mengatakan bahwa Starlink sudah mengantongi izin investasi di Indonesia. Berdasarkan data pengurusan izin investasi Online Single Submission (OSS) yang dikantonginya, jumlah investasi yang ditanamkan Starlink di Indonesia hanya Rp30 miliar. Tak hanya itu, jumlah tenaga kerja yang terdaftar juga hanya 3 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis
Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa proses investasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur tidak macet.


Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

12 jam lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

Sigit Widyawan kembali diangkat menjadi komisaris BNI yang kedua kalinya. Ada sejumlah tugas ipar Presiden Jokowi itu sebagai komisaris.


Mendiang Permadi, Pindah Partai Hingga Usul Pemakzulan Jokowi

15 jam lalu

Politikus senior Partai Gerindra, Permadi ungkap agenda melengserkan Jokowi.
Mendiang Permadi, Pindah Partai Hingga Usul Pemakzulan Jokowi

Permadi terlebih dahulu di PDIP, lalu bergabung ke Gerindra. Ia permah usulkan pemakzulan Presiden Jokowi.


Habib Luthfi Boyong Pengusaha Asing Bertemu Jokowi

16 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang dengan Habib Luthfi bin Yahya saat bertakziah ke rumah duka Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya di Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 29 Mei 2024. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Habib Luthfi Boyong Pengusaha Asing Bertemu Jokowi

Habib Luthfi membawa sejumlah pengusaha asing menemui Presiden Jokowi. Mereka membahas urusan bisnis.


Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

16 jam lalu

Bagaskara Ikhlasulla Arif. FOTO/x
Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Pengangkatan kerabat Jokowi sebagai petinggi di BUMN menuai berbagai reaksi di kalangan masyarakat