Konser Harpa Rama Andhika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, JAKARTA: -- Biasanya harpa lebih sering dimainkan oleh perempuan, tapi pertunjukan ini menampilkan petikan harpa oleh pria. Namanya Rama Andhika Widi, 22 tahun. Konser itu akan digelar di gedung Usmar Ismail, Jakarta, pada 16 Agustus mendatang. "Saya menyenangi harpa karena memang berbeda dengan alat musik lainnya, tingkat kesulitannya pun berbeda," ujarnya dalam jumpa pers, Kamis lalu. Dalam konser bertajuk "Harp Show Pieces" itu, Rama akan memperkenalkan musik klasik dengan sentuhan jazz, swing, tradisional Indonesia, pop, modern, tanggo, dan dangdut. Ia akan membawakan beberapa lagu klasik, seperti Godefroid Etude dan Mozart Concerto. Tak hanya itu, Rama akan membawakan lagu Kopi Dangdut dan Kincir-kincir dengan repertoar klasik. "Inilah salah satu sosialisasi musik klasik kepada masyarakat," ujarnya. Selama dua bulan Rama dan Jakarta Chamber Orkestra melakukan persiapan konser. Harpa memang alat musik yang belum memasyarakat di belantika musik Tanah Air, apalagi wilayah musik klasik yang memang hanya dinikmati golongan tertentu. "Masyarakat paling hanya mengenal Maya Hasan sebagai pemain harpa. Dari sinilah adanya kesempatan untuk memasyarakatkan harpa sendiri," ujar pria yang mengenyam pendidikan di Vienna, Italia, ini. Barulah, dia melanjutkan, masyarakat otomatis mengenal Rama sebagai satu-satunya pria pemain harpa di Indonesia. Tak hanya berpromosi lewat konser, Rama rencananya merambah dunia rekaman lewat karya-karya Singgih Sanjaya. "Albumnya berisi lagu campuran antara klasik dan musik tradisional Indonesia," ujarnya. Untuk album ini, Rama akan memperkenalkan beberapa lagunya dalam konser di Vienna bersama Vienna Symphony Orchestra pada Tur Asia 2009. AGUSLIA HIDAYAH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.