Syuting Film Temen Kondangan, Prisia Nasution: Ketawa Terus

Reporter

Aktris Prisia Nasution berbincang dengan redaksi Tempo tentang film terbarunya yang berjudul Teman Kondangan, saat mengunjungi Gedung Tempo di Palmerah, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020. TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta -Prisia Nasution kembali melakoni film Layar lebar. Kali ini sebuah film komedi berjudul Temen Kondangan. Prisia kebagian peran seorang gadis bernama Putri yang cemas karena harus menghadiri resepsi pernikahan Dheni, mantan pacarnya.

Putri yang seorang selebgram dari Bandung ini khawatir dengan komentar netizen jika ia tidak menghadiri pernikahan Dheni. Komentar nyinyir juga sudah terngiang di kepalanya jika dia datang ke resepsi seorang diri. Serba salah jadinya.

“Ya kan namanya selebgram apapaun yang dilakukan pasti jadi perhatian netizen dong, that’s why dia putus juga sama Dheni karena sudah menjadi orang yang berbeda,” jelas Prisia Nasution melakukan media visit bersama tim dari Temen Kondangan  ke Tempo, Rabu, 22 Januari 2020.

Di satu sisi, calon istri Dheni, Fitri (Olivia Jensen) kesal dengan sang suami karena pernikahan mereka banyak direcoki pihak lain. Bukan cuma keluarga besar, Putri pun ikut-ikutan campur tangan.

Film ini berfokus pada resepsi pernikahan. Banyak adegan yang melibatkan banyak pemeran lainnya. “Ditambah karakternya banyak, dan fokusnya kan ke wedding itu, jadi kita pemerannya pasti selalu ketemu di scene resepsi ini,” ujar Olivia.(ki-ka) Aktris Imelda Therinne, Prisia Nasution, dan Sahira Anjani berbincang dengan redaksi Tempo tentang film terbaru mereka yang berjudul Teman Kondangan, saat mengunjungi Gedung Tempo di Palmerah, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020. Film karya rumah produksi MNC Pictures ini dijadwalkan tayang pada 30 Januari 2020 mendatang. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

Bagi Prisia, Karakter Fitri yang diperankannya dalam film komedi ini cukup sulit. “Ya gimana sih syuitng 29 hari sebagai cewe rempong yang mau kondangan, apapun diperhatiin, ribet lah pokonya, ditambah lagi harus berbahasa sunda” ungkap wanita keturunan Jawa-Batak yang akrab disapa Pia ini.

Para pemain mengungkapkan bahwa kendala yang ada selama proses syuting berlangsung selain masalah cuaca adalah soal jadwal. Jadwal yang sering berbenturang antar pemain justru membuat para pemain menjadi satu frekuensi, “Jadi new family banget, kita jadi bikin grup whatsapp, jadi hangout bareng diluar jam syuting, jadi seru banget terus nyambung itu, ketawa melulu deh pokoknya.” kata Pia.

Pemain lainnya seperti Sahira Anjani dan Imelda Therrine mengaku sangat senang dengan keseruan dan kebersamaan selama proses syuting berlangsung. “Gak ada beban sama sekali enjoy banget syutingnya,” kata Sahira yang berperan sebagai Olive.

“Set nya jadi satu kan karena acara nikahan, jadi semua pemain kumpul ketemu, jadi bangun chemistry nya tidak begitu sulit, kalo lagi break juga jadi banyak ngobrol bercanda, killing timenya pas gitu jadi pas take gada canggung nya,” tambah Sahira.

Keseruan lainnya dirasakan Olivia Jensen. Saat syuting, Olivia harus menunggu selama 4 jam di tengah danau dikarenakan menunggu scene bagi pemeran lainnya, “Ya jadi selama 4 jam itu, pake baju pengantin, nahan pipis, nahan lapar, nahan panas, alhasil ya jadi ada belang (di badan) pas beres syuting,” ujarnya.(ki-ka) Aktris Sahira Anjani, Prisia Nasution, Olivia Jensen, dan Imelda Therinne berpose saat mengunjungi Gedung Tempo di Palmerah, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020. Para pemeran film Teman Kondangan itu bercerita tentang kisah di balik pembuatan film bergenre komedi itu. TEMPO/Gunawan Wicaksono

Proses syuting selama hampir satu bulan ini dan adegan yang berfokus pada acara resepsi membuat para pemain harus saling menunggu untuk memulai syuting. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah, “Ya karena tunggu-tungguan kalau ada yang bawa makanan pasti kita makan bareng-bareng karena kan sambil menunggu yang lain siap. Ada aja momen yang bikin ketawa” kata Pia dan diikuti oleh persetujuan dari Sahira, Imelda dan juga Olivia.

Imelda menuturkan cerita di film Temen Kondangan sangat sesuai dengan kehidupan milenial saat ini, “Tentang pernikahan mantan, sosmed, status sosial, move on, galau, pokoknya relatable banget,” katanya.

Film Temen Kondangan disutradarai oleh Iip Sariful Hanan. Ini merupakan pengalaman pertama Iip menyutradarai film layar lebar. Sebelumnya, Iip dikenal sebagai sutradara sinetron Tukang Ojek Pengkolan dan Dunia Terbalik.

“Ya semoga penonton juga bisa merasakan kedekatan dan Chemistry kami para pemainnya saat menonton film ini nanti,” ujar Imelda dan Olivia.

NURUL FARA






Prisia Nasution Hobi Aktivitas Outdoor, Cek Manfaatnya bagi Tubuh

25 Januari 2020

Prisia Nasution Hobi Aktivitas Outdoor, Cek Manfaatnya bagi Tubuh

Olahraga outdoor seperti yang dilakoni Prisia Nasution melindungi dari penyakit jantung, diabetes, dan bahkan rabun jauh. simak manfaat lainnya.


Ketimbang Dibonceng Ojol, Prisia Nasution Pilih Motoran Sendiri

23 Januari 2020

Ketimbang Dibonceng Ojol, Prisia Nasution Pilih Motoran Sendiri

Menurut Prisia Nasution, ada alasan khusus mengapa dia lebih suka membelanjakan uangnya untuk membeli moge.


Perankan Polwan, Prisia Nasution Tak Canggung Pegang Senjata

31 Oktober 2019

Perankan Polwan, Prisia Nasution Tak Canggung Pegang Senjata

Prisia Nasution tampak sudah lihai memegang pistol sekaligus senter disatukan di tangannya.


Prisia Nasution Dirikan Yayasan Bantu Orang Gangguan Jiwa

30 Oktober 2019

Prisia Nasution Dirikan Yayasan Bantu Orang Gangguan Jiwa

Menurut Prisia Nasution, ODGJ kurang diperhatikan oleh masyarakat dan pemerintah. Mereka lebih fokus pada panti asuhan atau panti lainnya.


Prisia Nasution: 4 Destinasi Wisata Bukti Indonesia Keren Banget

21 April 2019

Prisia Nasution: 4 Destinasi Wisata Bukti Indonesia Keren Banget

Prisia Nasution mengatakan, selain Bali yang mendunia, ada empat destinasi wisata yang membuat dia kian bangga pada Indonesia.


Film Lima Libatkan 5 Sutradara, Prisia Nasution Sempat Bingung

31 Mei 2018

Film Lima Libatkan 5 Sutradara, Prisia Nasution Sempat Bingung

Prisia Nasution khawatir kelima sutradara film Lima memiliki persepsi yang berbeda tentang karater Fara yang dia perankan.