Sisi Asih, Diduga Korban Permainan Petinggi Garuda Buka Suara

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sisi Asih, pramugari Garuda Indonesia, selebgram, dan vlogger.

    Sisi Asih, pramugari Garuda Indonesia, selebgram, dan vlogger.

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pramugari Garuda, Sisi Asih menjadi ramai diperbincangkan setelah namanya dikaitkan dengan kasus pelecehan pramugari di perusahaan pelat merah itu. Pramugari dan selebgram ini mendapatkan simpati besar dari netizen atas peristiwa yang merugikannya itu. 

    Perempuan yang pernah mengikuti ajang Indonesian Idol 2018 ini mengunggah sebuah tulisan curahanj hatinya di akun Instagramnya pada Sabtu, 7 Desember 2019. "Mata melihat, namun pura-pura buta. Bibir bisa berucap, namun pura-pura bisu. Telinga mendengar, namun pura-pura tidak tahu. Apakah hidup ini hanya untuk berpura-pura hidup?" tulisnya.

    Menurut Asih, setiap orang akan berpura-pura ketika memiliki kepentingan dan sedang mencari keuntungan. "Entahlah apa jadinya ketika hidup manusia dipenuhi dengan berpura-pura. Pura-pura tidak bisa, oh malu sekali ketika semua orang tau kalau kamu bisa. Pura-pura tidak tahu, nyaris menjadi kebiasaan yang mendarah daging ketika seorang manusia punya kepentingan, keegoisan, dan mencari keuntungan," tulisnya.

    Ia melanjutkan dengan kalimat yang tegas. "Walaupun mengorbankan banyak orang ? Mereka tidak perduli. Mungkin tidak akan pernah ambil peduli. Banyak orang yang dirugikan ? Yang penting mereka tidak rugi."

    Ia juga memperingati bahwa kehidupan tidak selalu beruntung dan akan ketahuan pada akhirnya. "Percayalah, roda kehidupan berputar sangat cepat. Cepat atau lambat, semua akan melihat. Apapun akan dilakukan untuk merubah kebusukan menjadi seputih mutiara," tulisnya. "Mari kita lihat dan biarkan semesta berbicara."

    Hal ini bermula dari cuitan akun Twitter @digeeembok menyebut Sisi Asih diberhentikan karena Mawar, bukan nama aslinya, pramugari yang diduga memiliki hubungan spesial dengan seorang petinggi Garuda yang kemudian diberhentikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dalam kasus penyelundupan Harley Davidson. 

    "Sig****k takut kalah saing sama si Asih. Yah dia cari-cari alasan biar menyingkirkan Asih. Dicari-carilah alesan. Akhirnya ketemu di status sosmed si Asih," tulis akun tersebut pada Minggu, 8 Desember 2019.

    Mawar, menurut akun itu, tidak suka dengan status yang ditulis Asih yang mengunggah foto perpisahan dengan keluarganya. "Elo mau tahu status sosmed Asih yang bikin dia digrounded. Statusnya cuma gini. Asih upload foto perpisahan dengan keluarganya di bandara. Terus di-capture dan laporin ke petinggi Garuda. Gak pake lama Asih langsung digrounded," tulis akun tersebut.

    Asih sendiri pada Senin, 9 Desember 2019 mengucapkan terima kasih kepada yang sudah memberikan perhatian dan simpatinya. Ia mengunggah dirinya tengah menyanyi lagu Naif, Benci untuk Mencinta. "Terima kasih untuk semua yang sudah bertanya dan peduli. Siapalah aku tanpa dukungan kalian," tulis Asih.    

    Kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton menguak kasus pelecehan pramugari di Garuda. Setelah beredarnya cuitan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin memastikan pegawai perempuan di BUMN, termasuk Garuda Indonesia tidak mengalami pelecehan.

    Erick sendiri sudah memecat empat orang petinggi Garuda yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan Harley Davidson. Mereka adalah Direktur Utama Ari Askhara, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar.

     

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!