Vokalis Roxette Marie Fredriksson Meninggal

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis Roxette, Marie Fredriksson saat konser di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/3). TEMPO/Dwianto Wibowo

    Vokalis Roxette, Marie Fredriksson saat konser di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/3). TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Vokalis Roxette, Marie Fredriksson meninggal di usia 61 tahun pada Senin, 9 Desember 2019. Dia meninggal setelah melawan tumor otak yang diderita sejak 2002.

    "Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan salah satu artis kesayangan kita sudah tiada," kata perwakilan keluarga Marie Fredriksson pada koran berbahasa Swedia, Expressen seperti dilansir The Guardian, Selasa malam 10 Desember 2019.

    Marie Fredriksson dan Per Gessle adalah duo vokalis untuk grup musik pop-rock Roxette. Dia menjadi ikon remaja era 1990-an dan memiliki gaya yang unik. Marie Fredriksson terakhir naik panggung pada 2016. Setelah itu, dia tak kuat lagi untuk tampil.

    Sebelum didiagnosa mengalami tumor otak, Marie Fredriksson pernah kejang di kamar mandi dan mengalami retak di tulang kepalanya pada September 2002. Hasil pemeriksaan medis saat itu menunjukkan tumor otak dan dokter memberi tahu kalau harapan hidupnya tinggal 25 persen.

    Marie Fredriksson dan Per Gessle pertama bertemu di tahun 1970. Marie Fredriksson awalnya berkarier solo, sedangkan Per Gessle telah memiliki grup band Gyllene Tider. Atas saran bos sebuah perusahaan rekaman Swedia, mereka kemudian membentuk grup musik pop-rock Roxette pada 1986.

    Vokalis Roxette, Marie Fredriksson dan gitaris Per Gessle saat konser di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu(3/3). TEMPO/Dwianto Wibowo

    Duo ini sudah tenar di Swedia. Lantas ada seorang siswa Amerika yang mengikuti pertukaran pelajar ke Swedia membawa album kedua mereka ke Minneapolis, Amerika Serikat. Siswa itu menyerahkan album kedua Roxette ke stasiun radio dan menyiarkannya. Dari situ grup musik Roxette menjadi terkenal di Amerika Serikat.

    Dimulai dengan The Look pada 1989, Roxette memiliki tiga lagu hits lainnya di Amerika Serikat. Lagu-lagu itu adalah Listen to Your Heart, Joyride, dan It Must Have Been Love. Tembang It Must Have Been Love kemudian menjadi soundtrack untuk film Pretty Woman.

    Marie Fredriksson dan Per Gessle menjual sekitar 75 juta rekaman di seluruh dunia dan merekam 10 album studio. Selain berduet di Roxette, Marie Fredriksson juga merilis delapan album solo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!