Das'ad Latif, Doktor Pendakwah yang Sentil Polisi Harus Bersyukur

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendakwah Das'ad Latif yang mengkritik polisi. Foto: Instagram

    Pendakwah Das'ad Latif yang mengkritik polisi. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama pendakwah Das'ad Latif viral setelah tausiyah yang diberikannya menyentil aparat kepolisian. Ia diundang berbicara di depan korps baju kepolisian dan berbicara mengenai Nikmatnya Polisi. Video dia sukses menyihir para polisi dan mendapatkan aplausan ini diunggahnya di akun Instagramnya pada Senin, 18 November 2019. 

    "Ada nikmat yang Bapak miliki dan tidak dimiliki rakyat. Saya tanya Bapak semua," kata Das'ad di depan polisi. "Bapak boleh gak pakai baju kayak saya? Boleh gak pakai songkok? Boleh, bahkan makin dicintai rakyat. Bapak boleh gak pakai serban? Tapi boleh gak Das'ad Latif pakai baju Kapolres? Yang ada ditangkap. Polisi gadungan," teriaknya yang langsung mendapatkan sambutan hangat dari anggota polisi yang hadir. 

    Menurut Das'ad,  para polisi harus menghargai seragam milik mereka karena tidak semua orang bisa memilikinya. "Itu yang Bapak harus syukuri baju cokelatmu," katanya. "Jangan kau hina baju cokelatmu dengan minta-minta uang di jalan, tidak selevel itu." Anggota polisi, kata dia, harus memiliki integritas.

    Sentilan Das'ad ini selaras dengan pernyataan Kepala Polri Jenderal Idham Azis yang mengimbau seluruh anggotanya ihwal tidak bergaya hidup mewah atau menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari. Imbauan itu tertuang dalam surat telegram tertanggal 15 November2019. 

    Lalu siapakah Das'ad Latif ini? Selain menjadi ustad, Das'ad juga merupakan dosen di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Hal ini diketahui dari bio di Instagramnya. "Dosen UNHAS, doktor ilmu komunikasi, dan doktor syariah hukum islam. Mubaliq," tulisnya.

    Ustad Das'ad juga memilki channel Youtube sejak 2017. Bisa dikatakan dia rutin mengunggah video ketika dirinya sedang berceramah. Sampai saat ini subscribersnya sudah mencapai lebih dari 400 ribu orang dan total sudah ada 342 video. Saat ceramah, biasanya dia membahas mengenai permasalahan yang sering terjadi di antara pasangan suami istri atau pun juga untuk para milenial.

    Selain itu Das'ad juga merambah ke dunia bisnis. Dia merupakan pemilik dari Travel Gelora Indah Perdana yang melayani perjalanan Umrah dan Haji Plus. Travelnya tersebut berlokasi di Makassar.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!