Belajar Islam dari Gus Miftah, Deddy Corbuzier Mau Jadi Mualaf

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Corbuzier. Tabloidbintang.com

    Deddy Corbuzier. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Presenter Deddy Corbuzier baru saja mengunggah video pernyataannya di saluran Youtube. Ia mengatakan sudah lama mempelajari Islam dan sedang berproses menjadi mualaf. "Kalau kamu mau belajar agama Islam yang baik, saya harus minta maaf," ujar Deddy, Sabtu, 1 Juni 2019.

    Permintaan maaf tersebut, terkait dengan kegaduhan dicopotnya lisensi penerbangan Kapten Vincent Raditya oleh Kementerian Perhubungan. Para netizen menuduh Deddy sebagai penyebab dicopotnya lisensi tersebut.

    Baca juga: Deddy Corbuzier Bantah Provokasi Izin Terbang Pilot Dicabut

    Dalam beberapa hari, netizen memberondong kolom komentar di Instagram maupun Youtube Deddy. Atas hal tersebut, Gus Miftah memberikan saran Agar Deddy meminta maaf. "Tidak semua yang bener dianggap baik, yang harus ente ingat, yang benar harus baik, minta maaf lah, apalagi ente sedang kenceng-kencengnya belajar Islam sama gue," kata Gus Miftah.

    Deddy mengakui belakangan, video yang ia unggah tidak memberikan dampak positif ke masyarakat, sehingga ia meminta maaf atas hal tersebut. Apalagi, ia mengaku salah ketika berada di lingkaran drama tersebut. "Benar atau salah yang tahu hanya Allah," ucap dia.

    Baca juga: Begini Cara Deddy Corbuzier Tenangkan Lucinta Luna

    Selain itu Deddy berterimakasih kepada orang-orang yang selalu mendoakannya untuk mendapatkan hidayah. Dia mengatakan ia memang sedang gencarnya mempelajari Islam. Namun, niatnya untuk menjadi mualaf bukan karena ingin menikah.

    "Saya belajar Islam, bukan karena wanita. Saya pindah agama karena saya memang belajar dan mendapatkan hal positif. Mungkin perjalanannya masih lama, bagaimana menjadi Islam yang baik dan benar," tutur Deddy Corbuzier.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.