Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga anak almarhum Ustaz Arifin Ilham, (dari kiri) Muhammad Ameer Azzikra, Muhammad Alvin Faiz, dan Muhammad Azka Najhan saat menggelar konferensi pers di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Kamis 23 Mei 2019. TEMPO | Ade Ridwan

    Tiga anak almarhum Ustaz Arifin Ilham, (dari kiri) Muhammad Ameer Azzikra, Muhammad Alvin Faiz, dan Muhammad Azka Najhan saat menggelar konferensi pers di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Kamis 23 Mei 2019. TEMPO | Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Bogor - Anak kedua Arifin Ilham, Muhammad Ameer Azzikra mengatakan, sebelum meninggal, ia mendapatkan dua pesan dari ayahnya. “Dua hari lalu, sebelum mengalami kritis Ameer banyak dinasehati abi, ada dua hal yang sangat ditekankan abi yaitu jangan tinggalkan tujuh sunnah yang abi ajarkan dan jangan lupakan tujuh surah yang setiap hari abi bacakan,” kata Ameer kepada wartawan, Kamis 23 Mei 2019.

    Ameer mengatakan, ketujuh sunnah tersebut yakni salat tahajud, salat dhuha, sedekah, membaca Al-Quran, salat berjamaah, menjaga wudhu, dan bersiwak. “Meskipun abi adalah sosok yang humoris, tapi soal agama, abi adalah sosok yang benar-benar sangat disiplin,” kata Ameer.

    Baca juga: Arifin Ilham Meninggal, Ameer: Maaf Belum Jadi Anak Abi Terbaik

    Arifin Ilham meninggal pada Rabu malam, 22 Mei 2019 setelah bergelut cukup lama melawan kanker getah bening dan nasofaring. Ia dirawat di RS Gleneagles, George Town, Penang, Malaysia. 

    Ameer melanjutkan, adapun soal tujuh surat Al Quran yang tidak boleh ditinggalkan sesuai pesan Arifin Ilham adalah Surat Arrahman, Yasin, Al Waqiah, Al Mulk, Al Kahfi, Al Mujamil, dan Al Baqoroh. “Pesan Abi sebetulnya singkat, tapi sangat tajam,” kata Ameer.

    Tonton juga: Ungkapan Keluarga Arifin Ilham Setelah Sang Ustaz Wafat

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.