Proses Kreatif di Balik Adu Rayu Tulus, Yovie Widianto, Glenn

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tulus, Yovie Widianto, dan Glenn Fredly. instagram.com/glennfredly309

    Tulus, Yovie Widianto, dan Glenn Fredly. instagram.com/glennfredly309

    TEMPO.CO, Jakarta - Rilis perdana, Jumat, 22 Februari lalu, lagu Adu Rayu buah kolaborasi Yovie Widianto, Tulus, dan Glenn Fredly mendapat sambutan hangat. Sebulan kemudian, sebuah video musik menyusul dirilis.

    Tak disangka, di hari perilisannya, video tersebut juga mendapat sambutan positif lewat beragam respons yang ditangkap melalui media sosial. Dibintangi Velove Vexia, Chicco Jericho, dan Nicholas Saputra, video musik berdurasi lima menit 56 detik ini melengkapi lagu yang berkisah tentang adu rayu yang dilakukan dua orang pria untuk mendapatkan hati seorang perempuan.

    “Merupakan sebuah kesempatan istimewa bagi saya bisa berkolaborasi dengan musikus senior Indonesia yang saya kagumi, dan karyanya sudah saya dengar sejak masih di bangku sekolah. Bagi saya pribadi, Mas Yovie dan Kak Glenn Fredly merupakan panutan, mereka sangat konsisten, profesional dan tak ragu untuk bereksplorasi," ujar Tulus melalui keterangan pers yang diterima Tempo, Kamis, 28 Maret 2019.

    Tulus mengungkapkan proses kreatif lagu ini terbilang unik. Ia mengisi cerita dan lirik di melodi yang sudah terlebih dahulu digubah Yovie Widianto. Lirik tersebut dirangkai untuk dua sosok yang sedang beradu rayu memperebutkan satu hati. Lirik dengan melodi indah tersebut dinyanyikan oleh Tulus dan Glenn.

    Eksplorasi musik berlanjut hingga pembuatan video musik. Kalimat-kalimat rayuan yang semula hanya terdengar, kini lengkap lewat cerita visual. Video musik dikonsep serupa film pendek. Di video ini, iringan melodi piano Yovie diperpanjang, tak sependek dalam lagu.

    Baca: Konser Monokrom, Hangatnya Cerita Tulus dari Dekat

    Video musik berisi adu peran dan dialog para aktor. Proyek video ini ditangani Tulus sebagai pemimpin kreatif visual. "Kolaborasi itu adalah berkarya sambil belajar ekstra. Belajar bagaimana ragam proses kreatif," lanjut Tulus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!