Captain Marvel Bayangi Kesuksesan Wonder Woman

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Captain Marvel. twitter.com

    Captain Marvel. twitter.com

    TEMPO.CO, JakartaCaptain Marvel jadi salah satu film yang paling ditunggu tahun ini. Apalagi film yang dibintangi Brie Larson ini jadi film karakter Avengers terakhir yang rilis sebelum film final Avengers: Endgame tayang April mendatang.

    Kesuksesan Captain Marvel tentu sudah diprediksi. Captain Marvel kini jadi film keenam dengan pendapatan debut tertinggi sepanjang masa kala rilis global.

    Captain Marvel mencetak Rp 6,5 triliun penjualan tiket di seluruh dunia ketika debut (termasuk wilayah Amerika). Angka ini mengantarkan Captain Marvel berada di posisi kedua sebagai film pahlawan super berpenghasilan terbesar pada pekan pertamanya. Di posisi pertama adalah Avengers: Infinity War dengan Rp 9,1 triliun.

    Pencapaian Captain Marvel ini tampaknya akan menyaingi kesuksean Wonder Woman yang rilis 2017 silam. Total Wonder Woman memperoleh penghasilan total Rp 11,7 trilun dari penayangannya di seluruh dunia.

    Bukan tak mungkin, Captain Marvel akan menyalip selisih Rp 5 triliun ini. Mengingat Captain Marvel baru rilis pada pekan lalu.

    "(kesuksesan Captain Marvel) melanjutkan momentum yang dimulai Wonder Woman. Film yang bintang utamanya adalah wanita tengah populer selama beberapa tahun, tapi dua film ini (Wonder Woman dan Captain Marvel), termasuk Black Panther membuktikan bahwa pahlawan super tak mesti pria berkulit putih demi menyokong anggaran yang besar," analis dari Wall Street, Erik Handler berpendapat.

    Baca: Mengenal Captain Marvel, Hero Perempuan Sebelum Avengers: Endgame

    Dengan anggaran produksi Rp 2,1 triliun belum termasuk anggaran pemasaran, Captain Marvel disutradarai oleh Anna Boden dan Ryan Fleck. Jajaran aktor ternama seperti Samuel L. Jackson, Jude Law, dan Djimon Hounsou ikut ambil bagian dalam film ini.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.