Kembalinya Para Jagoan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setelah berhasil menyelamatkan seorang cheerleader, Claire Bennet (diperankan oleh Hayden Panettiere), dan dunia, para jagoan pun terpencar. Empat bulan setelah ledakan di New York, banyak dari mereka yang mencoba kembali ke kehidupan normal.Begitulah kisah awal musim kedua serial Heroes dengan jalan cerita yang lebih rumit. Tayangan ini muncul secara eksklusif di stasiun televisi berlangganan Star World sejak akhir bulan lalu. Star World dapat ditonton dengan berlangganan Indovision. Serial televisi karya Richard Timothy "Tim" Kring ini akan diputar setiap Selasa pukul 20.00 WIB.Tokoh-tokoh Heroes pun mulai menapaki hidup baru. Matt Parkman, yang memiliki kemampuan membaca pikiran orang, akhirnya meraih lencana FBI; Hiro Nakamura, yang memiliki kemampuan teleportasi, terlempar ke zaman pahlawan Jepang, Takeshi Kensei; sedangkan Peter Petrelli, yang memiliki kemampuan terbang, ditemukan terkunci di dalam kontainer kosong.Di serial terbaru ini, mereka menghadapi tantangan-tantangan baru. Tokoh yang terpecah pada dasarnya masih terkoneksi di jalur bawah tanah. "Bagaimana pun caranya, 'perusahaan' itu harus dihancurkan," ujar Mr Bennet yang berbisik lewat telepon dengan Profesor Mohinder Suresh.Sementara itu, tokoh jahat baru, yang disebut Molly sebagai "Boogyman", mulai mengejar dan membunuh generasi lama Heroes. Pengejaran itu dimulai dengan kematian misterius ayah Hiro Nakamura.Tim Kring mencoba membuat serial ini lebih berkembang, dengan penambahan beberapa tokoh yang punya kekuatan ajaib. Contohnya, sepasang kembar laki-laki dan perempuan, Maya dan Alejandro, yang tengah melarikan diri dari Meksiko. Mereka berusaha pergi ke New York untuk mencari Suresh, yang diyakini bisa menyembuhkan Maya dari kemampuan ajaibnya."Kami punya gagasan baru, ancaman baru, dan penjahat baru sehingga Heroes dapat berkembang," ujar Kring dalam siaran pers yang dikeluarkan Star World.Heroes, yang menetapkan dirinya sebagai pertunjukan buzz-heavy televisi, pada episode perdana musim keduanya sudah menarik 14,1 juta penonton di Amerika. Jumlah ini melonjak 10 persen dari debut musim pertamanya. Serial televisi yang pernah ditayangkan di televisi swasta Indonesia ini kemudian menjadi program unggulan yang dinanti, mengalahkan ketenaran serial Dancing with the Stars, dan Two and a Half Man.Serial televisi yang sempat mogok syuting di episode ke-11 itu kini gosipnya mulai berjalan kembali. Pemogokan tersebut lantaran demonstrasi yang dilakukan para penulis di Hollywood guna menagih hak mereka. "Sampai sekarang kami masih menunggu kelanjutan masalah ini dari Amerika," ujar Nini Yusof, Wakil Presiden Star World di Asia saat jumpa pers beberapa waktu lalu.Dalam musim kedua ini, band indie asal Indonesia, Float, turut mewarnai musik-musik thriler episode Heroes. Band yang digawangi Raymon (bass), Bontel (gitar), Meng (vokal), dan Timur (drum) ini membawakan lagu Surrender. "Ini sebagai gerbang untuk berkancah di dunia musik internasional," ujar MengSelain Heroes, Tim Kring sudah pernah menghasilkan cerita serupa tentang manusia super dalam Misfits of Science. Karya lainnya adalah Chicago Hopes, Providence, dan Crossing Jordan. AGUSLIA HIDAYAH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?