Usai Ditegur KPI, Muncul Petisi Hentikan Pagi Pagi Pasti Happy

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara Pagi Pagi Pasti Happy. Tabloidbintang.com

    Acara Pagi Pagi Pasti Happy. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV kembali mendapat sanksi tegas dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Hal ini berkaitan dengan aksi saling dorong antara pembawa acaranya, Billy Syahputra dengan narasumber, pengacara Indra Tarigan disertai dengan ajakan berkelahi yang terjadi pada Rabu, 23 Januari 2019..

    Rupanya, aksi tersebut tak hanya berbuntut teguran KPI. Kini juga muncul petisi online yang meminta ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis menutup acara Pagi Pagi Pasti Happy.

    Petisi ini bermula dari psikolog Dedy Susanto. Bukan tanpa alasan, Dedy takut perjuangan para pendidik untuk membentuk jiwa anak-anak dirasa bakal sia-sia ketika mereka menyaksikan acara seperti Pagi Pagi Pasti Happy.

    "Kami para kakak dan orang tua memohon kepada Yth Bapak @yuliandredarwis selaku ketua @kpipusat agar acara PAGI PAGI PASTI HAPPY di trans tv ditutup. Perjuangan para guru membentuk jiwa anak, perjuangan para konselor membenahi jiwa anak mendadak menjadi sia-sia ketika anak anak menonton acara seperti ini. Menjelek-jelekkan sesama aktor bahkan saling bertengkar soal kekasih di hadapan host," begitu isi petisi tersebut.KPI Pusat menjatuhkan sanksi penghentian sementara kepada program Pagi-Pagi Pasti Happy Trans TV. (Instagram / @p3htranstv)

    Dedy Susanto mengaku geram dengan banyaknya acara yang dinilai dapat merusak mental bangsa. Oleh karenanya ia memohon pada Yuliandre Darwis yang memiliki wewenang untuk menindak hal tersebut.

    "Ini bukan suara subjektif dari segelintir kami aja namun memang suara banyak orang yang sangat kuatir akan kejiwaan adik-adik / anak-anak kami. Moralitas kita makin merosot. Kami sudah benar-benar geram akan acara yg merusak mental bangsa ini. Kami memohon bantuan bapak untuk menutup acara ini karena bapaklah yang punya otoritas," kata Dedy Susanto.

    Baca: Pagi Pagi Pasti Happy Kembali Kena Sanksi KPI

    Terpantau pada Kamis, 24 Januari 2019, petisi yang belum ada satu hari ini telah ditanda tangani oleh 32.537 orang.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.