Bosan Jadi Tukang Kritik, Alasan Kirana Larasati Nyaleg

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Kirana Larasati mengacungkan simbol metal saat ditemui di sela-sela Field Trip Kebangsaan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan ini diikuti sejumlah calon anggota legislatif dari kalangan artis. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Kirana Larasati mengacungkan simbol metal saat ditemui di sela-sela Field Trip Kebangsaan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan ini diikuti sejumlah calon anggota legislatif dari kalangan artis. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaKirana Larasati menjadi salah satu caleg yang ikut bertarung dalam Pemilu Legislatif 2019 mendatang lewat PDIP. Ia mengaku sudah siap secara fisik, mental, dan materi untuk berkontestasi memenangkan hati pemilih.

    Ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Oktober 2018 Kirana Larasati mengungkap alasan terjun ke dunia politik. Dia mengaku capek hanya menjadi tukang kritik tanpa ada daya dan upaya untuk terlibat mengubah keadaan secara langsung.

    “Saya sudah lelah jadi orang yang suka mengkritik, marah, protes, tapi enggak benar-benar melakukan sesuatu. Semua punya hak untuk terjun ke politik, cuma pertanyaannya itu mau apa enggak,” tutur Kirana Larasati. 

    Sebelum terjun ke dunia politik, yang pertama kali dilakukan ibu satu anak ini adalah meluruskan niat untuk mengabdi kepada masyarakat. Kirana Larasati ingin hidupnya mendatangkan maanfaat untuk banyak orang.

    Baca: Kirana Larasati Akui Rumah Tangganya Bermasalah

    “Akhirnya saya mengiyakan, saya mau mengabdikan diri, makanya saya terjun. Saya lihat sempat ada kesenjangan antara rakyat dan pemerintah,” ucap Kirana Larasati.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.